Rabu, 02 Januari 2019

The Holder of the Afterlife

Perjalanan ini bukan untuk seseorang berhati lemah, atau jahat. Aku mengendalikan kehidupan semua orang, dan mereka yang... tidak manusiawi. Jika kau masih ingin mencariku, dianjurkan kau tidak boleh melakukan perjalanan ini lebih dari sekali.

Kau akan pergi ke kamar mayat di kota mana pun, di negara mana pun. Memintalah kepada pak pengurus pemakaman di sana untuk menemui "pelanggan" terbaru. Seandainya pandangan memuakkan dan tidak percaya terpasang di wajahnya, berterima kasihlah karena dia telah meluangkan waktu, membungkuk, berbalik, dan berjalan, jangan lari, berjalan dengan tenang keluar dari sana. Aku mengetahui waktumu seperti aku mengetahui semua orang dan waktumu belum tiba.

Seandainya pandangan pengertian terpasang di wajahnya, dia akan meninggalkan ruangan dan kembali dengan sebilah pisau koki Prancis berukuran besar, dua buah jarum bedah dengan benang, dan sebatang emas. Dia juga akan mendorong troli berisi satu mayat segar dan sebuah buku medis.

Taruh jarum di atas troli, tusukkan pisau ke kepala mayat itu, dan berdirilah menghadap ke bagian atas mayat dengan sebatang emas di tanganmu, (lakukan apa pun yang tercantum di buku, hanya di buku itu). Kau harus menunggu sampai pengurus pemakaman meninggalkan ruangan, (yang akan terasa cukup lama). Sebelum dia pergi, dia akan mengatakan nama ilmiah dari satu bagian tubuh di mayat itu dan pergi.

Berdirilah dan jangan melakukan apa pun sampai pengurus pemakaman itu meninggalkan ruangan. Ketika dia sudah pergi, carilah nama bagian tubuh itu di buku, dan gunakan pisau untuk merobek bagian tubuh itu. Taruh sebatang emas di bagian itu, dan jahit. Hanya ada satu jarum yang akan menghilangkan bekas luka, jadi pilihlah dengan bijak. Lakukan semua ini sambil memasang ekspresi tabah di wajahmu. Setelah kau menyelesaikan tugasmu, ruangan akan menjadi gelap, dan kau harus berseru dengan suara jelas, "Lihat? Aku sudah menyiapkan hadiah untukmu, ambillah apa yang menjadi milikmu." Aku kemudian akan muncul dalam segala kemuliaan, dan penghakiman yang tidak duniawi.

Jika kau bereaksi kapan pun ketika pengurus pemakaman meninggalkan ruangan sampai terang menjadi gelap, atau bekas luka masih ada, jiwamu akan menjadi milikku seperti hadiah, dan kau berdua akan dibawa ke sarangku. Jika selama itu wajahmu tabah, dan jika bekas luka sembuh, aku akan membuka hadiahku dengan sabit besarku, mencari sebatang emas itu. Tetaplah memasang ekspresi tabah di wajahmu, atau aku akan memenggal kepalamu, tidak terlalu buruk untuk akhir dalam perjalanan ini.

Ketika aku menemukannya, aku akan Tersenyum. Dan ketika aku Tersenyum, cahaya terang akan menyala, dan ruangan akan kembali tampak, sangat berbeda. Aku menjelaskan agar kau siap.

Ruangan akan dibangun dari anak-anak dan balita yang sudah mati, mata mereka hilang, dan darah mengucur dari mulut mereka. Mereka akan disemen bersama dengan zat hitam yang perlahan membungkus mereka. Mereka akan menggeliat, menangis untuk ibu dan ayah mereka, darah akan menggantikan air mata mereka. Kau tidak boleh menutup matamu, atau memperlihatkan emosi, jangan sampai aku menilaimu tidak layak, dan akan membawamu ke Tartarus.

Akan ada satu bayi di depanmu, mati, normal, dengan sebilah pisau bedah di kepalanya, mungkin kau akan mengenalinya...

Setelah setengah menit dari kengerian ini, jika kau tetap waras, waktunya untuk ujian ketiga.

Versi gelap serta aneh dari dunia ini akan muncul, dihuni oleh kutukan. Di mana tempat kita muncul, akan ada ladang batu halus yang asing, dengan satu pilar setinggi 3 kaki di tengah.

Aku akan kembali muncul, dan melemparkan padamu sebilah pisau gelap yang jahat, terukir dengan simbol-simbol. Kau harus menusuk ujung jari telunjukmu dengan pisau itu. Kau akan merasakan rasa sakit yang tak tertahankan di jarimu, tetapi bersenang hatilah karena aku sudah mengurangi rasa sakitmu, jika tidak kau akan merasakan rasa sakit di seluruh tubuhmu. Kau harus menanggung rasa sakit itu, dan meskipun darah tidak akan membeku di jari, kau tidak akan kehabisan darah, karena kau berada di alamku.

Setelah itu, kau harus menggambarkanku pentagram, selebar 6 kaki, dengan bagian ujung bintang menunjukku. Pastikan pentagram itu bagus, aku seorang pengadil yang kejam. (Kau diizinkan untuk merancang dan mengukur.)

Ketika kau selesai, aku akan melihatnya. Salah satu dari dua hal akan terjadi.

Satu: Aku berbalik dan menutup mataku dengan muak; jika ini terjadi, pentagram itu akan terbakar. Ketika darahmu di tanah terbakar, sisa darah di tubuhmu juga terbakar. Pembuluh darahmu akan terbakar selamanya, di tengah pentagram, rasa sakit tidak akan pernah pergi.

Dua: Aku menyukai senimu, dan Tersenyum. Aku akan berbalik padamu dan Tersenyum. Mataku akan menghitam, sulur bayangan yang gelap akan keluar dari mulutku, dan membentuk seringai jahat. Kau akan menyadari bahwa hal yang sama terjadi padamu, dan bahwa aku baru saja menginfeksimu dengan Penyakitku.

Ketika sulur hitam berhenti mengalir dari tubuhmu, malam pun tiba; menataplah hanya pada pentagram. Penonton berhati kejam menyaksikanmu, dan mereka berhasrat untuk mencabik-cabik orang yang melihat mereka, jadi pertahankan pandanganmu tertuju pada pentagram. Mereka akan menari di sekelilingmu dalam keramaian jahat, mengejekmu, menghinamu, meludahimu dan semacamnya. Jika kau tetap tabah, maka mereka akan pergi. Setelah mereka semua pergi, sulur hitam akan kembali, dan menyalakan sejumlah lilin di sekitar pentagram secara acak. Hitung dan ingat jumlah lilin yang menyala; itu akan melayanimu dengan baik di Akhir.

Cahaya akan kembali dan kau akan terbangun di luar kamar mayat, sekitar tengah hari. Luka di jarimu akan sembuh, dan jumlah lilin tadi akan menentukan berapa hari telah berlalu. Kau akan melihat cairan gelap di tanah di depan wajahmu, dan menempel di pakaianmu. Sulur hitam itu telah mengikutimu. Kau sekarang memegang kekuatan untuk memanggil Sulur hitam dalam dirimu sesuka hati, sama seperti yang kau lihat di wajahmu selama ujian ketiga. Orang-orang yang menatap wajahmu ketika Sulur hitam itu muncul akan perlahan dikonsumsi oleh Sulur hitam itu, si Penyakit. Setiap kali kau memanggil Sulur hitam, kau akan merasakan rasa sakit di jarimu, di seluruh tubuhmu, meningkat sepuluh kali lipat. Kau tidak akan pingsan, tetapi rasa sakit itu tak tertahankan.

Penyakit itu adalah objek ke-50 dari 538 yang ada. Dengan itu, kau bisa membusukkan siapa pun, bahkan mereka yang abadi...

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna