Senin, 26 November 2018

Lakeside

3:47 pagi. 4 Agustus 1973.

Namaku adalah Kevin Matthews. Aku berada di pondok tepi danau Matthews di Black Rock Park yang aku terima dari warisan ayahku. Aku menulis ini untuk mencatat penemuan aneh di tepi danau keluargaku.



Aku baru saja mencari iklan perumahan di koran untuk mendapatkan ide bagus tentang seberapa banyak aku bisa keluar dari tempat ini. Kemudian aku melihat-lihat beberapa koran lama dan membaca artikel tentang pembunuhan dan kejadian aneh yang tidak bisa dijelaskan di sebuah pondok di tepi danau Buchanan, yang disebut “Camp Matt”. Setelah mendengar ini aku harus mendapatkan jawaban.

9:14 malam. 5 Agustus 1973.

Hari ini aku akan menceritakan seseorang yang punya kesaksian atas beberapa fenomena, pria itu bernama Clawson Aandale. Tn. Aandale berkata bahwa dia menetap di Camp Matt selama 3 hari dan pada malam ketiga, dia mengatakan bahwa dia melihat seorang pria berdiri di bawah pohon ek yang tinggi di depan, sambil menatap ke jendela pondok. Hal aneh lainnya, Clawson berkata bahwa pria itu memakai pakaian yang sama seperti dia, bahwa pria itu… menirunya. Cerita lain, Ruth Oakley, menemukan suaminya Dylan tewas ditikam di bawah “pohon ek yang tinggi” di Camp Matt pada tahun 1953. Dia melaporkan kepada polisi dan dia tidak tahu harus berbuat apa atas kematian suaminya, tetapi satu-satunya sidik jari yang ditemukan pada pisau adalah miliknya dan dia mengaku bahwa dia hanya menyentuh pisau setelah mencabutnya dari tubuh sang suami. Dia juga mengatakan bahwa dia mengunci pintu pada malam hari, tetapi pintunya telah dibuka dari dalam keesokan paginya.

Setelah mendengar tentang “pohon ek yang tinggi di depan” sebanyak dua kali, aku menyadari bahwa ini bukan kebetulan. Melalui penelitian lebih lanjut aku menemukan bahwa “Camp Matt” adalah nama tempat ini sampai tahun 1954. Penemuan Clawson terjadi pada tahun 1952, dan cerita Ruth tahun 53.

Aku menetap di tempat kejadian hanya 3 tahun lebih muda daripada diriku.

Ini mengubah seluruh pandanganku tentang berbagai hal.

9:00 pagi. 7 Agustus.

Aku melihat pria yang mirip di cerita Tn. Aandale melalui jendela, tetapi kali ini dia berpakaian sepertiku. Memakai jeans biru dengan lubang di lutut kiri, kemeja kotak-kotak, dan topi baseball yang robek. Dia tidak berpindah tempat. Setiap jam, aku bangun hanya untuk melihat dia berdiri di sana pada posisi yang sama di bawah pohon. Aku tidak menelepon polisi. Aku tidak bisa pergi. Aku takut demi hidupku.

9 Agustus. Waktu tidak diketahui.

Tidak ada lagi listrik di pondok ini. Aku mencoba untuk pergi ketika siang hari di luar, tetapi ketika aku membuka pintu ternyata sudah malam, dan pria itu masih berdiri di sana. Kupikir dia memegang sebuah kapak.

11 Agustus.

Sudah pagi lagi, kupikir.

Jamku menunjukkan pukul 5:13 pagi tetapi sepertinya itu tidak benar. Aku telah mencoba melacak tanggal tetapi ini semua sangat membingungkan. Kupikir ini sudah 6 hari. Aku sudah mencoba berulang kali untuk pergi di siang hari, saat aman, tetapi setiap kali aku membuka pintu, ternyata sudah malam. Jamku menunjukkan pukul 5:13 sore tetapi bisa saja itu jam 9:35 malam atau 3:18 pagi atau 11:29 malam atau waktu lain SELAIN pukul 5:13 sore.

Aku menempatkan diri di rumah mutlak ini dan telepon terdekat berjarak 34 mil di Llano. Aku tidak berdaya.

Waktu tidak diketahui. Tanggal tidak diketahui.

Aku tidak bisa lagi melacak tanggal.

Aku melihat ke luar jendela dan melihat delapan mayat dibungkus dengan seprai digantung terbalik di dahan pohon, dan mereka terendam dalam darah. Pria dengan kapak itu masih di tempat, menungguku keluar dari sini.

Aku sudah kehabisan pilihan.

Aku akan keluar.

Waktu tidak diketahui. Tanggal tidak diketahui.

Aku berada di luar. Aku berdiri di bawah cahaya dari sebuah lampu yang terpasang di pohon. Aku terus melihat seorang pria di dalam rumah. Dia terus menatapku melalui jendela. Dia mirip sekali denganku. Aku menemukan kapak di dasar pohon.



Pria di dalam rumah adalah penipu. Dia akan keluar dari sana, dan ketika dia melakukannya…

…semua akan berakhir.

Original Author: EricLowrance

Translator: Reta

Source: Creepypasta Index

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna