Rabu, 28 November 2018

Holder of Solitude

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa dimasuki. Ketika kau mencapai meja resepsionis, tetapkan pandanganmu pada lantai. Seandainya pandanganmu menyimpang, maka kau telah gagal. Di meja, jangan berpindah atau mengalihkan pandanganmu sampai pekerja perempuan itu membuat suara, mengakui keberadaanmu. Tanpa menggerakkan matamu ke atas, memintalah untuk menemui seseorang yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Kesendirian." Saat kata-kata ini meninggalkan bibirmu suara gong besar akan berbunyi, menggetarkan tempatmu berpijak. Setelah bunyi gong berubah menjadi kesunyian, kau akhirnya bisa melihat keadaan di sekitarmu.



Kau akan mendapati dirimu berada di bawah langit tak dikenal yang luas dan gurun mengerikan, hanya ada jalan batu dingin menuju cakrawala. Saat kau sadar gurun tanpa kehidupan ini, kau harus mulai bergerak, karena mereka tahu kau di sana. Dan mereka tidak menerima orang luar.

Seandainya awan berkumpul di langit dan kegelapan mengganggu jalanmu selama menuju cakrawala, tutup matamu dan berlututlah. Tidak ada orang yang pernah membiarkan pandangannya tertuju pada penghuni dunia ini. Ketika kau berlutut, kau harus memohon: “Aku tidak mengetahui apa-apa tentang kalian, aku juga tidak ingin. Namun jalanku ada di sini dan aku harus mengikutinya." Setelah kau mengucapkan kata-kata ini, tunggulah pertimbangan mereka. Seandainya mereka memilih untuk mengizinkan kehadiranmu, kau akan merasakan mereka mundur; seandainya mereka memutuskan yang sebaliknya, maka ini bukan takdirmu. Berharaplah mereka mengakhiri keberadaanmu dengan cepat.

Di ujung jalanmu sebuah pilar obsidian menunggu. Di atasnya bertengger makhluk yang disebut gargoyle obsidian, menatap pendekatanmu. Gargoyle itu hanya akan mencetuskan suara dari satu pertanyaan: “Siapa yang harus binasa?" Setelah kata-kata ini diucapkan, gargoyle itu akan hinggap di atasmu, dan sayapnya akan menyelimutimu dalam kegelapan. Di sana dia akan memperlihatkan padamu kehidupan umat manusia sebagai bintang dalam kegelapan, dan sebagai bintang kau akan melihat mereka berkelip dan mati. Selama beribu-ribu tahun kau akan menyaksikan banyak kematian. Dan kau akan mengalami kesepian mereka ketika kau menyaksikan mereka mati, merasakan bagaimana mereka terpisah satu sama lain.

Ini akan berlanjut sampai kewarasanmu hancur atau sampai hanya menyisakan satu cahaya. Dan gargoyle itu akan berbicara: “Akhir riwayatmu bukan hakku untuk mengungkapkannya padamu, dan itu bukan apa yang kau cari." Kata-kata ini akan bergema di kepalamu sampai hari di mana tugas tersebut selesai. Sekali lagi kau harus menutup mata, jangan sampai kau tetap menatap cahaya terakhir yang tersisa, dan gargoyle akan melahapmu. Ketika kau menutup mata, kau akan merasa seperti terempas melalui dimensi, berputar tanpa henti sampai tanah yang padat menjadi ingatan samar. Pada saat itu kau akan terlempar ke lantai batu, dan rasanya seperti dilahirkan kembali, seolah-olah kembali ke cahaya setelah berada di kegelapan abadi.

Dan ketika kau membuka mata kau akan melihat ruang dansa besar yang tak terawat, lantai marmer retak tertutupi daun-daun kering. Jauh di ujung ruangan kau akan melihat secercah cahaya, memanggilmu. Ketika kau maju menuju cahaya itu kau akan bisa melihat sesuatu yang tergantung di dinding: sebuah perisai layang-layang berwarna gelap berhiaskan simbol mengerikan, simbol-simbol itu tampak hidup dan berdenyut. Kau hanya perlu mengambil itu untuk memilikinya.

Ketika perisai itu lepas dari dinding kau akan kembali ke meja resepsionis tempat si pekerja menatapmu dengan saksama. Dia tahu apa yang telah kau mulai dan dia benci itu.

Perisai yang kau pegang di tanganmu adalah Objek ke-41 dari 538 yang ada. Berdoalah agar benda itu bisa melindungimu dari apa yang akan datang.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

<< Previous Object | Next Object >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna