Sabtu, 13 Oktober 2018

Penunggu Rumah

Di setiap rumah, di setiap tempat, pasti ada penunggu tak kasat mata. Namun, ada penunggu yang terkadang bisa dilihat dan yang sama sekali tak terlihat. Berikut adalah cerita menyeramkan yang dialami oleh tetangga saya.



Rumah 1

Di belakang rumah ini terdapat pohon yang bisa dibilang angker. Kejadian aneh tidak selalu terjadi, hanya terkadang. Meskipun hanya terkadang tetapi membuat keluarga yang tinggal di sana merinding, yang paling sering melihat sosok hantu adalah si ibu.

Di malam hari, terkadang keluarga mereka mendengar suara orang berjalan ke sana dan ke mari bahkan suara tangis dan tawa. Namun hanya keluarga mereka yang mendengar, tidak dengan para tetangga. Salah satu sosok yang menakutkan di rumah tersebut adalah gadis kecil misterius, yang jelas dia bukan manusia hidup. Entah di mana dia muncul yang jelas bisa membuat merinding.

Pernah ada satu kejadian, si ibu melihat suaminya hanya berdiri mematung di depan rumah.

"Loh kok ayah udah pulang?" tanya si ibu sambil mendekati. Namun suaminya tidak merespons, "Ayah kok diem aja?" kemudian si ibu memegang wajah suaminya dan seketika pingsan.

"Bu, bangun bu. Kok tidur di lantai?" tanya si ayah membangunkan istrinya.

Kemudian si ibu bangun, "Ayah tadi kok diem aja?"

"Maksud ibu apa? Ayah baru aja pulang."

"Lah tadi siapa dong?"

Menyadari ini si ibu langsung merinding karena yang tadi dia sentuh bukan suaminya.

Rumah 2

Di samping rumah ini terdapat tanah kosong dengan sebuah sumur, rumah ini juga tak kalah angkernya. Di rumah ini sering terjadi penampakan kuntilanak dan pocong, entah kenapa hantu ini juga menunggu rumah tersebut saya tidak tahu. Rumah ini punya 2 lantai, lantai atas terdapat 2 kamar. Salah satu kamar terdapat jendela yang mengarah ke tanah kosong tersebut.

Pada malam hari, si pemilik rumah sering mendengar suara kuntilanak tertawa.

"Hihi" secara berulang kali.

Tentu saja, ketika jendela kamar terbuka pada malam hari pasti si pemilik rumah akan melihat sosok pocong atau kuntilanak berdiri menghadap ke arah jendela. Tanah kosong tersebut juga pernah dipakai sebagai tempat untuk tidur di malam hari, seorang pria tidur di sana menggunakan papan kayu, ketika terbangun dia melihat sesosok berwarna putih sedang duduk di bangku sambil menghadap ke arahnya.



Percayalah, bahwa di setiap tempat di rumahmu pasti ada sosok penunggu. Entah di ruang tamu, kamar tidur, dapur dan kamar mandi. Mereka selalu ada, tetapi kita tidak bisa melihatnya.

Pencerita: Gugun Reaper

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna