Kamis, 25 Oktober 2018

Menolong

Pukul 7 malam, setelah berbelanja beberapa makanan di minimarket, aku melihat perempuan itu. Dia berdiri di pinggir persimpangan yang ramai oleh kendaraan. Aku mendekatinya. Kulihat dia memakai kacamata hitam dan membawa tongkat.



"Maaf, mbak. Mau saya bantu menyebrang?" kataku. Perempuan itu menoleh ke arahku. Dia mengangguk pelan.

"Terima kasih." jawabnya. Lampu puffin crossing berubah menjadi hijau dan kendaraan mulai berhenti berjalan.

"Mari, mbak." Kupegang tangannya, dan kami pun mulai menyebrang jalan.

"Mas, bisa nggak kamu mengantarkan aku pulang?" tanya perempuan itu. Aku menimbang-nimbang, yah tidak apa-apalah. Lagi pula aku ini laki-laki, dan sudah menjadi kewajiban untuk menolong sesama.

Aku menanyakan di mana rumah perempuan itu, dan dia memberi tahuku.

Aku mengantarkannya ke daerah tersebut. Namun, belum sampai ke tempat yang dituju, perempuan ini malah menarikku ke gang sempit.

"Sampai di sini saja." katanya. Dia tersenyum manis.

"Tapi kan masih jauh." ucapku, merasa tidak nyaman.

Dia melepaskan kacamatanya. Selama 2 detik, aku terpukau saat melihat kornea matanya yang berwarna hijau terang, sebelum kemudian tubuhku membatu.

Penjelasan:
Perempuan itu mempunyai kekuatan mata dari makhluk mitologi Yunani, Medusa.

Penulis: Firstya Girl

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna