Selasa, 30 Oktober 2018

Holder of Wind

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa dimasuki. Ketika kau sampai di meja resepsionis, memintalah untuk menemui seseorang yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Angin." Resepsionis itu kemudian akan berjalan pergi, seolah-olah kau tidak ada. Ikuti resepsionis itu. Setelah lima menit seperti berjalan tanpa tujuan, resepsionis itu akan mulai bersiul. Jika dia menyiulkan lagu yang kau kenal, maka teruslah mengikutinya. Jika kau tidak mengenali lagunya, cobalah untuk mengingat saat-saat yang lebih baik dalam hidupmu, karena dari sana kau tidak akan tahu apa pun selain penderitaan tanpa henti dari Neraka pribadimu sendiri.



Jika kau mendapati dirimu bersenandung seiring lagu, resepsionis itu akan berbalik dan menunjukkanmu ke ruangan di sebelah kirimu. Masuklah. Di dalamnya terdapat padang rumput luas yang tak berujung, rumputnya setinggi lutut. Hal pertama yang akan kau perhatikan adalah angin sepoi-sepoi hangat berhembus di wajahmu. Di kejauhan, kau akan mendengar suara bisikan samar. Jika kau tidak mendengar bisikan itu, larilah keluar pintu dan tutup di belakangmu atau padang rumput yang tenang akan menjadi tempat peristirahatan terakhirmu.

Jika bisikan terus berlanjut, tutuplah pintu dan pintu itu akan menghilang. Ikuti bisikan itu sebaik mungkin. Setelah beberapa langkah, seorang pria muda akan muncul dari rerumputan, mengenakan pakaian petani yang sederhana. Pria ini hanya mengetahui jawaban untuk satu pertanyaan. "Apa yang membawa mereka pergi?"

Pria itu akan menceritakan kisah malas. Cerita yang penuh dengan ilusi dan muslihat, ditumpulkan oleh aksennya. Kau akan mulai lelah dan mungkin ingin berbaring dan tidur sebentar di rumput yang nyaman, tetapi jangan. Karena jika kau melakukannya, kau tidak akan pernah bangun dari tidurmu.

Ketika pria itu selesai bertele-tele, dia akan menanyakanmu satu pertanyaan. "Apakah kau benar-benar menginginkannya?" Kemalasan yang disebabkan oleh suasana akan membuatmu ingin berkata tidak, tetapi tahan dan ambil lonceng angin yang dia tawarkan padamu. Pintu masuk yang tadi menghilang akan muncul di depanmu, mengizinkanmu untuk pergi dengan damai.

Lonceng ini adalah Objek ke-33 dari 538 yang ada. Ketika angin membunyikan lonceng ini, artinya Objek lain sudah dekat seperti akhir dari segala harapan.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

<< Previous Object | Next Object >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna