Senin, 01 Oktober 2018

Holder of Innocence

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa dimasuki. Ketika kau sampai di meja resepsionis, memintalah tanpa ragu untuk menemui seseorang yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Kemurnian." Pekerja perempuan itu tidak akan mengatakan apa pun, tetapi setetes air mata akan jatuh dari matanya.



Dia akan memandumu ke lorong yang tampak sudah lama tak terpakai. Dia tidak akan memasuki lorong bersamamu, tetapi hanya menatap matamu dengan harapan berhati-hati, ekspresinya sendiri tampak meminta untuk diselamatkan. Kau harus memasuki lorong, tidak akan banyak yang terlihat, kecuali pecahan-pecahan kotor dari sesuatu yang dulunya adalah patung-patung gading yang indah. Tak lama kemudian, kau akan mendengar rengekan lembut dari sisi lain. Perhatikan baik-baik, karena jika rengekan itu berhenti, maka semua harapan telah hilang. Tidak ada gunanya melarikan diri.

Ketika kau memutar pegangan pintu kayu sederhana di sisi lain, cahaya yang hangat dan nyaman akan menyambut wajahmu. Kau akan mendapati dirimu berada di kamar tidur seorang gadis berusia delapan belas tahun. Gadis itu sendiri akan duduk bersila di lantai di dekat kaki tempat tidur, dia hanya memakai baju tidur terbuka, mengekspos seluruh tubuhnya yang murni. Dia adalah sumber rengekan siksa itu, dan tidak ada kata darimu yang bisa menghibur untuk mengakhiri tangisan tertahannya.

Hanya, jika kau bertanya “Apa yang terjadi ketika itu pertama kali diciptakan?” dia akan diam untuk menengadah ke wajahmu. Kecantikannya akan menyebabkanmu sesak napas, dan jika kau masih mampu berpikir dia akan menjadi satu-satunya hal di dunia ini yang kau cintai. Seketika, kau akan menyadari bahwa gadis itu berdarah dari daerah bawah ketika penis aneh muncul dari lubang kecil di antara kedua kakinya. Itu akan berdenyut dengan sendiri, dan kau akan menemukan bahwa itu menghipnotismu. Jangan berpaling, jangan berharap jika melakukannya.

Segera, ruangan akan menghilang di depan matamu, kau akan berdiri di tempat paling tenang yang pernah kau lihat, dan semua fauna alam yang kau kenal akan menjalani hidup di sekitarmu, tanpa rasa takut, bahkan kematian. Seketika, satu bayangan jatuh di atas padang rumput, dan kau akan menyaksikan hutan di sekitar meledak menjadi sebuah tiang api. Apa yang terjadi selanjutnya, tidak ada yang bisa tinggal lama sebelum menjadi gila, tetapi dalam kekuatan pikiran manusia kau akan bertahan. Pada akhirnya kau akan mendengar jeritan dan erangan, tetapi yang akan menguasaimu adalah rengekan tenang, tangisan tertahan, dari semua yang tak berdosa di dunia itu. Kau menyadari bahwa tangisan ini akan terus terdengar di seluruh dunia sampai hari kiamat. Tidak ada yang bisa bertahan dan masih mempertahankan sedikit harapan untuk masa depan.

Ilusi itu akan memudar, dan kau akan mendapati dirimu kembali ke kamar gadis tadi. Kau akan menemukan gadis itu tergeletak mati di lantai, wajahnya bercampur kesakitan dan ketakutan, tubuhnya sudah membusuk memberi makan penis yang menjulang tinggi dan memberikan cahaya jahat.

Itu adalah Objek ke-19 dari 538 yang ada. Jika kau menyentuhnya maka itu akan menjadi milikmu, tetapi jika kau membiarkannya menguasai dirimu maka itu akan menggunakan tubuhmu untuk mencari dan mengumpulkan semua bagian, tidak peduli apa ganjarannya.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

<< Previous Object | Next Object >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna