Senin, 22 Oktober 2018

Holder of Frost

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa dimasuki. Ketika kau sampai di meja resepsionis, memintalah untuk menemui seseorang yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Embun Beku". Jika pekerja itu menggigil secara tidak wajar, dia akan membimbingmu ke lorong yang seharusnya tidak ada di tempat itu. Si pekerja akan melambaikan tangan, ketika kau berbalik, dia akan menggelengkan kepala dan bergumam, "Si bodoh yang malang." Lorong akan menjadi semakin dingin ketika kau terus melangkah, tetapi jangan berusaha untuk menghangatkan diri. Jika kau melakukannya, hanya surga yang bisa membantumu.



Jika, kapan pun, hawa dingin berhenti dan lorong menjadi hangat, kau harus menghentikan langkah dan berteriak, "Hentikan! Ini bukan jawabannya!" Jika kehangatan masih berlangsung, larilah. Larilah secepat yang kau bisa menuju pintu keluar. Jika kau tidak berhasil, maka api Neraka akan memakanmu. Jika kau berhasil, jangan berhenti berlari. Tinggalkan suaka itu, kota itu, negara itu, karena para anjing neraka telah mencium baumu.

Jika kembali dingin, teruslah menyusuri lorong sampai kau tiba di pintu yang terbuat dari es padat, dan mengetuk sebanyak tiga kali. Jika terdengar suara wanita yang lembut mengisyaratkanmu untuk masuk, buka pintunya. Jika terdengar suara lelaki yang kasar memberi tahumu untuk pergi, berdoalah untuk mati cepat.

Di dalam pintu, kau akan menemukan ruangan yang terbuat dari es, dengan stalagmit dan stalaktit beku. Di tengah ruangan akan ada seorang wanita berkulit bening yang berveil. Jangan menatap wanita itu secara langsung, dan hanya katakan satu hal: "Apa yang menyebabkan hibernasi mereka?"

Dia akan menceritakan kisah dirinya, kisah tentang penghancuran dan pembinasaan, perang dan kelaparan, hidup dan mati, dan tidur nyenyak. Kisah itu akan mendinginkanmu, tetapi jangan pernah menatap langsung ke wanita itu. Jika kau melakukannya, jiwamu akan dibekukan untuk selamanya.

Ketika dia selesai, dia akan melepas veilnya, tetapi kau tidak harus menatapnya. Kecantikannya akan menghancurkan pikiranmu. Jika kau menjauhkan pandanganmu darinya, dia akan mengepalkan tangannya ke tanganmu dan berbisik ke telingamu: "Zaman es telah berakhir. Apa yang akan kau lakukan?" Dunia akan meledak dalam warna putih, dan ketika reda kau akan berada di luar institusi. Di tanganmu akan ada sebuah kepingan salju kristal yang besar.

Kepingan salju itu adalah Objek ke-29 dari 538 yang ada. Zaman es telah berakhir; mereka mulai mencair.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

<< Previous Object | Next Object >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna