Jumat, 12 Oktober 2018

Holder of Creation

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke rumah sakit dan memintalah untuk mengunjungi seseorang yang menyebut dirinya sebagai "Sang Pemegang Penciptaan". Resepsionis perempuan itu akan menatap matamu, dengan ngeri, sebelum berdiri. Dia (dan hanya dia seorang) akan menuntunmu ke bangsal persalinan dan mendorongmu ke sebuah pintu terkunci, kau akan melalui pintu tersebut.



Ketika di dalam, kau akan melihat dua pintu lagi: satu di kiri dan satu di kanan. Kau harus memilih salah satu di antaranya yang lebih familiar, sambil berharap karena takdir ada di tanganmu. Sentuhlah pegangan pintu. Jika cahaya mengintip dari bawah celah pintu, kau harus masuk. Jika cahaya itu tidak ada, kau harus lari ke ruangan yang lain, secepat yang kau bisa. Tidurlah di tempat kau jatuh dan jangan percaya pada siapa pun. Jangan ke arah sinar matahari; cari bayang-bayang dan berdoalah kepada Tuhan yang kau sembah agar kau bisa lolos tanpa diketahui.

Jika cahaya memancar dari bawah pintu, atau jika karena keajaiban kau berhasil menghindar dari upaya penangkapan setelah kesalahan yang kau lakukan dan kembali untuk memilih sekali lagi, masuklah dengan hati-hati. Ruangan itu tampak melebar; jangan mencoba untuk memahami ukuran atau bentuknya, karena sudah ada banyak pria yang lebih besar darimu menjadi gila karena memikirkan itu. Di seluruh ruangan ini berserakan bayi lahir mati dan janin yang belum terlahir. Suara yang terdengar itu akan menusuk struktur kesadaranmu dengan tangisan-tangisan, dan isapan jempol dari imajinasimu.

Di horizon akan ada seorang ibu, sedikit lebih tua dari seorang gadis, dia menggendong satu bayi yang terbalut dalam selimut compang-camping ke puting susunya. Memeriksa lebih dekat pada bayi yang menyusu akan membuatmu merenungkan berapa usianya yang hakiki. Ekspresinya tampak layu dan seperti kesusahan, pandangan kekal itu meyakinkanmu bahwa matanya telah melupakan lebih banyak dari yang akan pernah dilihat.

Mendekati ibu itu, dengan tenang. Seandainya kau mengejutkan dia dan mengganggu menyusui, satu-satunya harapanmu adalah berbisik, "Kuharap aku tidak mengganggumu, atau bayi laki-lakimu yang lucu." Jika kau telah menenangkannya, posisikan dirimu agar menatap langsung ke mata si anak. Sesudahnya, kau tidak boleh memutuskan kontak mata karena takut mengganggu bayi dan membawa malapetaka. Kau bisa menanyakan satu pertanyaan kepada si bayi dan hanya satu: "Untuk apa kita diciptakan?"

Bayi itu akan bergerak dan membalutkan kain compang-campingnya di sekelilingmu, mengikatmu dan mengoyak anggota tubuhmu, tetapi kau tidak boleh bereaksi terhadap rasa sakit atau risiko tidak pernah kembali ke bentuk aslimu. Jika kau bisa mengatasi penderitaan itu, dia akan menatap matamu, dan kau akan melihat awal dari alam semesta. Segala sesuatu yang telah ada sejak penciptaan kehidupan akan terbentang di depan matamu. Kebenaran tentang asal-usul para Pencari akan dibawa, dan jika kau tidak gila karena kebenaran ini, kau akan merasakan kehangatan dari pengetahuan ini bersinar di dalam dirimu. Panas ini akan semakin terasa sampai rasa sakit pembakaran seribu kali lipat melebihi rasa sakit dagingmu yang dikoyak. Kau akan merasakan tubuhmu meleleh, terbakar tidak menjadi apa pun kecuali abu.

Di puncak penderitaanmu, jika kau berhasil tetap tabah, kau akan mengedipkan kelopak mata yang tidak dimilikimu lagi, membukanya untuk menemukan bahwa dirimu telah kembali ke luar, tepat satu hari sebelum kejadian itu. Di tanganmu, kau akan menemukan satu naskah compang-camping, teks yang tampaknya lebih tua dari kehidupan ini.

Objek ini adalah yang ke-25 dari 538 yang ada. Buku ini mendambakan untuk mengembalikan objek-objek lain ke situ, dan di dalamnya terdapat pengetahuan rahasia tentang bagaimana cara melakukannya.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

<< Previous Object | Next Object >>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna