Rabu, 19 September 2018

The Holder of the Past

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa dimasuki. Ketika kau sampai di meja resepsionis, bertanyalah apa kau bisa menemui seorang pria yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Masa Lalu". Pada suku kata terakhir dari kalimatmu, mata lelaki itu seharusnya terbuka lebar dan menatapmu seolah-olah dia berusaha melihat melalui kulitmu ke dalam jiwamu. Jangan menanyakan apa pun, karena dia tidak akan berbicara padamu, dan jika dia berbicara, kau akan berharap dia tidak melakukannya. Dia akan membawamu menyusuri lorong panjang dan kau akan berjalan bersamanya untuk apa yang akan terasa seperti berjam-jam. Tatap lurus ke depan sepanjang waktu, karena jika kau melihat ke lantai, dinding, atau langit-langit lorong, kau akan berada ke dalam kebuntuan dan pekerja itu akan mengejarmu dengan haus darah kejam sampai isi perutmu dikeluarkan.



Setelah tepat 350 langkah pekerja itu akan berhenti, berbalik, dan menarik sebuah arloji dari sakunya. Dia akan mengatur hitungan mundur satu jam dan pada saat itu, kau akan punya waktu satu jam untuk menyelesaikan tugasmu. Jika kau gagal, maka tidak ada kata untuk mendeskripsikan nasibmu. Lampu akan padam selama tepat 3 detik, dan ketika kembali menyala, kau akan berada di ruangan tanpa pintu dan ada sebuah kaca atap berwarna merah berbentuk seperti pentagram. Kaca ini akan menghasilkan bintang berwarna merah darah di tengah ruangan di mana satu meja ceri yang retak dengan dua kursi berada. Duduklah di kursi terdekatmu, lihat ke atas. Lihat ke bawah lagi, dan kau akan melihat seorang pria berambut hitam panjang yang kotor menunduk pada meja. Dia akan menjawab satu pertanyaan: "Di mana Dia (laki-laki, mungkin Raja atau Dewa) pernah berpijak?"

Pria itu akan membicarakan tempat yang tidak ada di peta mana pun, tetapi mendeskripsikan ruangan itu dengan detail sangat mengerikan. Simak baik-baik, dia akan menghitung persis berapa banyak objek mengerikan yang menggantung dari tombak-tombak yang menonjol di dinding. Kau masih punya sisa waktu untuk menemukan ruangan itu dan duduk di takhta-Nya. Jika kau gagal, kusarankan kau bersenjata; dengan berat.

Takhta-Nya adalah objek ke-15 dari 538 yang ada. Jika disatukan, Dia mungkin akan kembali.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna