Sabtu, 08 September 2018

The Holder of the Adversary

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah menyusuri jalan raya dan jalanan yang sepi sampai kau mencapai anak tangga di bagian bawah kota. Berjalan di antara masyarakat terbuang, para pengemis dan kaum miskin memilih untuk tinggal di sana. Kau akan menjumpai seorang pria gembel di bawah pohon ek besar memegang sebotol minuman keras di sebuah tas kertas, kemeja basah karena keringat dan celana yang kotor, jangan takut untuk bertanya apakah dia kenal dengan seseorang yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Musuh".



Kemungkinan besar, dia akan tersenyum padamu, seperti seorang teman lama yang baru saja berbagi lelucon. Jangan khawatir; pria itu mengenal orang yang kau cari. Terkadang kita kurang beruntung bahwa sesuatu yang kita impikan tidak pernah terwujud. Dia akan menuntunmu ke sebuah lubang got dan begitu mudahnya menyingkirkan penutup logam dengan sepatu kotor. Melempar sebuah senter kecil yang berkedip-kedip tak menentu padamu, dia akan mendesakmu memasuki kegelapan.

Ketika berada di dalam rahim busuk dari sistem pembuangan kotoran, kau akan menyadari bahwa tempat itu tidak berbau busuk - sesungguhnya tidak ada bau yang tercium. Namun, ketika menyalakan senter dan mengamati sekitar, kau akan melihat bahwa kau berada di ruangan berbentuk bundar. Pada seluruh dinding akan terlihat mayat-mayat tergantung yang sebagian telah membusuk, pemilik mereka selamanya berada dalam keadaan setengah sadar, merasakan semua rasa sakit dan ketakutan dari tubuh-tubuh remuk dan membusuk di sekitar. Mayat-mayat berserakan di lantai, dan kau mungkin memerhatikan bahwa salah satunya hampir menyentuhmu. Jangan menciut. Karena memperlihatkan betapa pengecutnya dirimu akan mengundang tidak makhluk atau entitas yang seharusnya kau tahu.

Setelah kau mengamati sekitar, baunya akan semakin menyengat. Itu akan menjadi hal paling mengerikan yang bisa kau bayangkan: kotoran manusia dan hewan, sulfur, mayat membusuk, daging terbakar. Membuatmu ingin mencakar hidungmu sampai lepas dari wajah, dan air mata yang menggenang hampir membutakanmu.

Namun jangan takut, jangan lari, dan tahanlah dorongan untuk muntah. Kau akan mendapati pikiran yang tak diundang: "Kami adalah sisa orang-orang yang tidak bisa menghadapi Musuh." Tidak ada sumber dari bisikan ini, meskipun mungkin seolah-olah dibawa oleh bau busuk itu sendiri. Tiba-tiba, para mayat akan pecah dan meledak, satu per satu, menambah lebih banyak bau mengerikan dan membasahimu dengan cairan dan lendir manusia.

Mayat-mayat itu kemudian akan tenggelam ke lantai, dan apa yang muncul dari lumpur adalah makhluk keindahan murni. Pria, wanita, atau sesuatu yang lain - itu tergantung pada dirimu sendiri. Mustahil untuk mengalihkan pandanganmu, manusia telanjang sampai kau menyadari bahwa makhluk itu adalah karikatur dirimu. Percaya diri, sangat indah, tersenyum lembut, senyuman sabar. Sosok itu akan menjadi segala yang kau inginkan.

Kau akan dikuasai oleh rasa cemburu seketika, kemarahan total, keharusan untuk memusnahkan dirimu yang sempurna ini. Jangan menyerah, tidak peduli seberapa kuat godaan itu. Jika kau kalah, kau dihukum mati oleh kemurkaan sang Musuh - penyiksaan abadi dari sang Terkutuk yang telah kau saksikan sebelumnya. Hanya ada satu pertanyaan yang harus kau tanyakan kepada makhluk memesona itu: "Apa yang bisa mereka hancurkan?"

The Holder of the Adversary akan menertawakanmu dengan melodi, merendahkan, dan akan menjelaskan seolah-olah kau anak kecil yang bodoh karena pertanyaan konyolmu. Dia tidak akan melewatkan satu detail pun, bahkan bagian paling mengerikan. Meskipun mengerikan, cerita akan menarik dan menenangkan untuk didengar, kau akan menemukan dirimu terpikat dalam daya tarik kekanak-kanakan dengan The Holder. Kau mungkin menyamakan cerita itu dengan yang diceritakan kepadamu oleh seseorang tercinta atau pembimbing ketika kau masih kecil, dan kau akan tahu bahwa kau sekarang memiliki kunci untuk mengalahkan sang Musuh - sesuatu yang tidak bisa diperoleh sang Terkutuk.

Di akhir cerita, The Holder akan bertanya, tersenyum ramah, "Apa yang akan kau lakukan sekarang, wahai anakku?" Jika dia menanyakan hal lain, atau memberi tahumu sesuatu yang berbeda, takdirmu disegel, dan ketika kau akhirnya muncul dari saluran pembuangan, orang-orang jember yang telah kau lihat akan menyerangmu seperti binatang kelaparan, merobekmu dengan gigi dan kuku, memakan tubuhmu. Tidak ada jalan keluar, hanya pengetahuan bahwa itu akan terjadi.

Terlepas dari takdirmu, The Holder akan menempatkan sebuah Objek di telapak tanganmu dan menutup tanganmu. "Kau tidak harus membuka tanganmu sampai kau bebas dari tempat ini," dia akan mengatakan, sebagai ucapan selamat tinggal.

Sekarang kau harus berbalik dan pergi, jangan melihat ke belakang. Setelah kau keluar dari saluran pembuangan, dan jika beruntung, kau boleh membuka jari-jarimu. Apa yang akan kau lihat adalah sebuah mainan tentara plastik berwarna hijau.

Mainan itu adalah Objek ke-14 dari 538 yang ada. Dia mengerti bagaimana cara mengalahkan musuh terbesarmu, dan tidak diizinkan untuk digabungkan dengan sisanya.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna