Sabtu, 29 September 2018

Rumah Terpencil di Hutan

Pada suatu malam yang gelap dan sunyi di hutan, beberapa orang tersesat. Rudi memandangi kompas dengan bermodalkan cahaya senter, tampak bahwa jarum penunjuk berputar secara acak. Setelah terus berjalan ke depan akhirnya mereka menemukan sebuah rumah dan Rudi mengetuk pintu. Kemudian seorang nenek keluar.



"Maaf nek. Kami sedang mencari tempat menginap untuk sementara waktu karena kami tersesat," kata Rudi.

"Oh silakan cu. Nenek sudah lama tidak dapat tamu," kata nenek itu.

Mereka masuk ke dalam. Helmi dengan bingung bertanya, "Memangnya kenapa nenek bisa sendirian di sini?"

Nenek itu menjawab, "Rumah nenek ini terpencil dan jauh dari keramaian, jadi wajar saja jika tidak ada yang datang."

Setelah berbincang-bincang dengan nenek itu, mereka pergi tidur. Ray masih terjaga karena tidak bisa tidur sementara yang lain tertidur pulas, dia merasa seolah-olah masih berada di luar. Tiba-tiba saja rumah dan juga nenek itu menghilang. Mereka yang tertidur seketika terbangun dengan kaget dan bingung.

Namun ketika mereka melihat Ray dengan cahaya ponsel Rudi, tampak bahwa Ray mematung ketakutan.

Original Author: Oliver Ramadhan

2 komentar:

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna