Rabu, 22 Agustus 2018

The Holder of Darkness

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa dimasuki. Ketika kau sampai di meja resepsionis, katakanlah tanpa ragu bahwa kau ingin menemui seorang pria yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Kegelapan." Pekerja di situ akan mengejekmu tetapi kau harus tetap tenang. Teruslah meminta sampai lelaki itu lelah dan bangkit dari tempat duduknya untuk memandumu menyusuri koridor. Ketika sikapnya berubah, waspadalah, karena jika kau mulai mendengar desisan jahat, kau harus berbalik dan melarikan diri sejauh yang kau bisa, tutup telingamu, karena waktunya buruk. Jika kau tidak melarikan diri dengan tepat waktu, suara samar akan berubah menjadi geraman mengerikan serta jeritan rasa sakit, sampai kegilaan membanjirimu dan kau mati dalam penderitaan yang menulikan telinga.



Jika sipir tetap diam, dia akan mengantarmu ke sebuah pintu yang tertutup tanpa gagang ataupun lubang kunci. Ketika dia membuka dengan mudah, kau akan melihat tangga berliku yang mustahil mengarah ke lantai atas bangunan. Pintu akan menutup di belakangmu dan kau tidak akan bisa membukanya. Pada titik ini, naiklah dan jangan berbalik, atau kau akan jatuh ke dalam lubang tanpa dasar yang menunggu mangsanya untuk dikunyah. Jangan menghitung anak tangga, karena mengetahui jumlahnya hanya akan membuatmu gila. Salah satu anak tangga akan berderit, dan pada titik itu kau harus berhenti. Pintu yang lain akan muncul di sebelah kirimu. Jika pintu muncul di sebelah kananmu, berdoalah untuk kematian yang cepat.

Masuklah perlahan ke dalam ruangan, dan kegelapan pekat akan mendatangimu. Kau harus berjalan lurus ke depan, karena menyimpang sedikit saja kau akan tersesat dan dimangsa oleh makhluk-makhluk tak dikenal yang mengamatimu dengan mata buta dan bernanah. Kau akan tahu bahwa kau telah tiba ketika hawa dingin mencengkerammu. Pada saat itu juga, diam di tempat, atau kau akan mati di tangan sang pemegang yang berdiri tepat di depanmu. Dalam kegelapan total, meskipun menutup mata kau tidak akan beralih dari penampilannya yang mengerikan. Dia akan masuk ke dalam pikiranmu sebagai monster paling menyeramkan, dan kegilaan akan mencoba menjalar ke otakmu seperti cacing di atas mayat yang membusuk. Desah napas dan komat-kamit secara terus-menerus akan cukup untuk membuatmu menangis, tetapi jangan bersuara lebih keras selain menangis, karena kau mungkin membangunkan sesuatu yang tidak boleh dibangunkan. Satu-satunya pertanyaan yang bisa kau bisikan tanpa harus dicabik-cabik adalah “Apa yang mereka takutkan?”

Kau akan merasakan gerakan-gerakan di sekitarmu, seolah-olah rasa ngeri ini menambah kekuatan lawanmu. Kau akan mendengar penyakit-penyakit tanpa nama dan tak tersembuhkan akan mewabah ke seluruh dunia jika mereka takut, teror tak terhitung jumlahnya akan menyerang siapa saja yang berpikiran lemah daripada mereka. Di antara penyebutan satu demi satu yang mengerikan dari luka dunia, kau mungkin mendengar hal sederhana, nyaris konyol, sesuatu yang mereka takuti. Jangan bergerak lagi. Ketika kepalamu hampir meledak, semua itu akan berhenti. Jika kau masih mampu bergerak, kau akan menemukan sebuah pintu di depanmu yang mengarah keluar ruangan. Di sana, di tempat terbuka, di rerumputan, sebuah jam pasir yang rusak akan menunggumu.

Kau bebas untuk mengambilnya. Itu adalah objek ke-13 dari 538 yang ada. Pengetahuan tentang ketakutan mereka terserah padamu untuk disebarkan, tetapi kau mungkin tidak ingin menggunakannya sebagai senjata untuk melawan mereka.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna