Minggu, 29 Juli 2018

The Holder of Wisdom

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa didatangi. Ketika kau sampai di meja resepsionis, bertanyalah apa kau bisa menemui seorang pria yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Kebijaksanaan." Sang resepsionis akan tertawa kecil dan mengantarmu ke sebuah ruangan kosong. Mereka akan memberikanmu sebuah kunci dan memberitahumu untuk menunggu di dalam ruangan selama beberapa saat sampai kau mendengar bel berdering. Ketika bel itu berdering, kau harus mengunci pintu masuk, tunggu sampai bel berdering untuk yang kedua kalinya, dan kau boleh membuka kunci pintu itu.



Kemudian, pintu akan terbuka dengan sendirinya dan menampakkan sebuah lorong panjang, dengan berbagai warna yang dicat ke dinding, langit-langit dan lantai. Ikuti lorong sampai kau mendengar seorang gadis kecil bernyanyi. Berhentilah melangkah, tutup matamu, dan diam di tempat sampai gadis itu menyelesaikan nyanyiannya. Jika kau gagal untuk tetap diam, larilah. Larilah kembali ke pintu di mana kau masuk, secepat yang kau bisa. Melompatlah keluar jendela ruangan tempat kau menunggu tadi, dan kau mungkin selamat. Jika kau tidak mampu mencapai jendela dengan tepat waktu, kau akan diseret kembali ke lorong oleh sesuatu yang pasti bukanlah seorang gadis kecil. Kau akan ditarik oleh sesuatu tak terlihat, selamanya merasakan rasa sakit sampai ajalmu tiba.

Apabila, kau berhasil untuk tetap diam sampai nyanyian itu berhenti, kau akan bebas untuk memilih berbalik dan pergi, atau melanjutkan pencarian ini. Jika kau lebih memilih untuk melanjutkan, berjalanlah lebih dalam ke lorong sampai kau mencapai sebuah pintu berbentuk manusia. Bukalah dengan kunci yang tadi, masuk ke dalam, dan tutuplah pintu di belakangmu. Di tengah ruangan, kau akan melihat sebuah meja dengan lilin yang terang. Di balik meja ada seorang pria, wajahnya tak terlihat karena cahaya lilin. Mendekatlah, tetapi pastikan api selalu membatasi antara kau dan wajah pria itu, karena jika kau melihat seperti apa rupanya, kau akan mematung menatap dia sampai tanganmu sendiri selesai melepas setiap kulit dari tulangmu.

Berhentilah ketika kau berada lima langkah jauhnya dari meja. Pria itu akan mengangkat tangan dan memberi isyarat untuk mendekat, tetapi jangan melangkah lebih jauh. Tutup matamu dan tanyakan satu pertanyaan: "Siapa yang akan membawa mereka kembali disatukan?"

Kau akan mendengar pria itu bangkit dari kursi dan mulai berdoa dalam bahasa yang tidak kau mengerti. Setelah dua menit berlalu, kau akan mendengar sebuah nama. Jika kau mendengar "Anubis", maka kau sebaiknya mengucapkan doa sesuai kepercayaanmu dalam waktu singkat... tetapi jika yang kau dengar adalah "Thor", maka kau boleh membuka matamu. Kau akan melihat kepala pria itu telah dipenggal di atas mejanya, masih mengucap. Setelah tiga menit berlalu, doanya akan berhenti, dan dia akan memberitahu bagaimana kematianmu. Dia akan menjelaskan setiap menit secara detail tentang kematianmu yang mengerikan, dan kau tidak akan bisa bergerak atau bereaksi ketika dia menjelaskan akhir riwayatmu. Dia akan menggambarkan ciri-ciri orang yang akan mengambil nyawamu, dan mempertanyakan yang lebih buruk: dibunuh, atau membunuh untuk tetap hidup.

Akhirnya, kepala itu akan menyelesaikan cerita mengerikan tersebut. Itu adalah Objek ke-9 dari 538 yang ada. Terserah apa yang kau lakukan dengan pengetahuan tentang kematianmu, yang pasti, kematian tidak bisa dihindari.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna