Kamis, 31 Mei 2018

La Llorona

La Llorona atau “Wanita yang Menangis” adalah cerita rakyat Meksiko tentang hantu wanita yang menangis mencari kedua anaknya, konon jika seseorang mendengar tangisannya, maka orang tersebut akan tertimpa kesialan.



Dahulu kala, hiduplah seorang wanita muda yang cantik bernama Maria. Namun dia berasal dari keluarga yang miskin. Suatu hari, seorang bangsawan datang ke desanya dan melihat Maria. Mereka saling jatuh cinta, Maria langsung menerima lamarannya ketika dia dilamar. Keluarga Maria sangat senang karena dia menikah dengan pria kaya, namun ayah bangsawan itu merasa kecewa dengan putranya yang menikah dengan wanita miskin.

Maria dan suaminya membangun sebuah rumah di desa itu agar jauh dari sang ayah yang tidak setuju dengan pernikahan mereka. Akhirnya Maria melahirkan anak laki-laki kembar, namun suaminya selalu bepergian dan jarang menghabiskan waktu bersama keluarganya. Setiap kali dia pulang, dia hanya memerhatikan anak-anak dan mengabaikan Maria. Hingga akhirnya, dia tidak pernah pulang.

Suatu hari, ketika Maria dan anak-anaknya berjalan di tepi sungai, dia melihat suaminya duduk dengan seorang wanita muda yang lebih cantik di atas kereta kuda. Maria sangat marah, dia mengangkat anak-anaknya dan melempar mereka ke sungai. Namun ketika mereka tak tampak lagi di permukaan, dia sadar dengan apa yang telah dilakukan dan kemudian melompat ke sungai.

Maria mati tenggelam, dia tidak diizinkan untuk memasuki alam baka sampai berhasil menemukan anak-anaknya. Roh Maria kini bergentayangan di Bumi, terus-menerus menangis sambil mencari anak-anaknya, maka dia disebut “La Llorona.”

Menurut legenda jika kau mendengar tangisan dia, kau harus berlari ke arah yang lain karena malapetaka atau bahkan kematian akan menimpamu. La Llorona juga tertarik dengan anak-anak, dia mengira bahwa semua anak adalah miliknya. Anak-anak tidak boleh berjalan sendirian di sekitar sungai, atau La Llorona akan menenggelamkannya.

Dalam beberapa versi, La Llorona akan menculik anak-anak yang berkeliaran jika mirip seperti anak-anaknya yang hilang. Dia akan meminta maaf kepadanya, kemudian membunuh anak yang dia temui. Orang-orang yang mengaku telah melihatnya mengatakan bahwa dia muncul pada malam hari di dekat sungai atau danau. Beberapa percaya bahwa mereka yang mendengar tangisan La Llorona telah dekat dengan kematian, sambil menangis dia mengatakan “¡Ay, mis hijos!”, yang artinya “Oh, anakku!”

Pencerita: Gugun Reaper

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna