Kamis, 01 Februari 2018

The Late-Night Telephone

Kalian ingat gempa yang mengguncang Tokyo beberapa waktu lalu? Kisah ini terjadi di waktu yang sama.



Saat itu adalah tengah malam, dan aku sedang tertidur dengan nyenyak di tempat tidurku. Sayangnya, aku dibangunkan oleh deringan telepon.

*Brrrringgg*
*Brrrringgg*
*Brrrringgg*
*Brrrringgg*

Siapa yang meneleponku malam-malam begini ya? Kuharap bukan kabar tentang kematian. Mungkin, panggilan ini dari penjual barang yang mencoba untuk menipu orang pada larut malam.

Bagaimanapun juga, aku harus menjawab panggilan itu.

"Halo...?"

"Ah--Apakah aku membangunkanmu? Ya aku membangunkanmu!"

Suaranya terdengar seperti suara temanku yang tinggal tak jauh dari tempatku.

"Jangan 'Membangunkanku', idiot-kun! Kau mau ngomong apa di tengah malam begini?" kataku dengan nada suara jengkel.

Pada saat itu juga, segalanya mulai berguncang dengan begitu keras--tanda bahwa terjadi gempa.

"Apa...? Gempa... Apa rumah jelekmu itu akan baik-baik saja? Haha" kataku sambil bergurau.

Namun, tidak ada jawaban yang terdengar dari ujung telepon. Mungkin, dia sudah mengakhiri panggilan.

Aku pun kembali menuju kamarku untuk kembali tidur. Ketika aku membuka pintu kamar.

Pemandangan yang kulihat di kamar bukanlah sesuatu yang kuharapkan. Beberapa majalah dan dua dumbel terjatuh dari rak buku ke tempat tidurku. Jika saja aku sedang tertidur di sana, pasti aku akan tertindih barang-barang itu.

Aku pun menyingkirkan semua barang itu dan kembali tidur.

Keesokan harinya, aku pergi ke rumah temanku untuk meminta maaf. Namun, temanku tidak ingat bahwa dia meneleponku kemarin malam.

Tentu saja, ini cukup aneh bagiku.


Translated from Japanese by Shishou(師匠)
Indonesian Translation by Gugun Reaper

Copied from: Japanese Horror Stories

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna