Minggu, 18 Februari 2018

The Holder of Eternity

Di kota mana pun, di negara mana pun, pergilah ke institusi mental atau rumah singgah yang bisa didatangi. Ketika kau sampai di meja resepsionis, bertanyalah apa kau bisa menemui seorang pria yang menyebut dirinya "Sang Pemegang Keabadian". Sang resepsionis akan menghela napas, memandangmu dengan belas kasihan. Mereka akan mengantarmu menuruni tangga, kau mungkin berharap bahwa tangga itu mengarah ke ruang bawah tanah; tetapi tidak.



Seiring kau masuk semakin dalam ke bagian bawah institusi, kau akan mulai mendengar paduan suara jeritan. Awalnya terdengar biasa saja, seolah-seolah datang dari kejauhan, tetapi ketika kau mendekati ujung lorong, jeritan itu akan terdengar lebih jelas dan bergemuruh, alhasil suara lain tidak bisa kau dengar. Jeritan yang bergemuruh itu dengan cepat akan menjadi sangat menyakitkan sehingga kau akan merasakan dorongan tak henti-hentinya untuk mencakar telingamu sendiri. Orang yang mengantarmu, akan menunjukkan sebuah pintu. Segera setelah itu, mereka akan membuka kunci dan lari, meninggalkanmu sendirian di lorong yang gelap dan sempit.

Ini akan menjadi kesempatan terakhirmu untuk lari. Jika kau memutuskan untuk tetap lanjut, bukalah pintu di depanmu; ratapan yang menusuk kemudian berakhir, meninggalkan telingamu yang berdengung. Ruangan yang akan dimasuki terselimuti kegelapan sepenuhnya, kau tidak bisa melihat apa pun kecuali dinding di kejauhan. Apa yang terbelenggu di dinding itu adalah sosok kurus yang terdapat banyak luka di tubuhnya. Dia akan menatap langsung padamu dengan seringai gila di pipinya, seolah-seolah tidak merasakan luka bernanah dan pisau bedah yang tertancap di dadanya. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan dirimu dari pemandangan gelap pria ini adalah dengan bertanya, "Siapa yang menciptakan mereka?"

Dia akan terkekeh seperti kematian dari seekor binatang sebelum menjawab pertanyaanmu. Dia akan menjadi kisah paling mengerikan yang pernah kau dengar, melampaui konsep primitif seperti penderitaan dan kematian. Ini akan menggali jauh ke dalam esensi kejahatan; siapa saja yang lemah akalnya pasti akan menjadi gila setelah mendengar hal itu.

Ketika dia selesai, kau akan melepaskan orang ini dari penderitaannya yang mengerikan. Lepaskan pisau bedah itu dan dia akan gemetar dalam penderitaan yang mendalam sebelum terdiam... untuk selamanya.

Pisau bedah itu adalah Objek ke-3 dari 538 yang ada. Terserah padamu apakah sisanya harus dilindungi atau dihancurkan.

Translator: Gugun Reaper

Source: The Holders Series

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna