Sabtu, 27 Januari 2018

The Suicide King

Kartu remi jaman sekarang penuh dengan makna dan simbologi yang bisa ditelusuri ke masa berabad-abad yang lalu. Keempat kartu raja dibuat berdasarkan para penguasa pada jaman dulu: raja wajik mewakili pemimpin terbesar dalam sejarah kerajaan Romawi yang bernama Julius Caesar, raja keriting adalah Iskandar Agung yang brutal, Sekop mewakili Daud Israel yang kuat namun berhati baik dan Hati mewakili… si gila Charles VII dari Perancis. Raja inilah yang akan dibahas. Perlu dicatat juga bahwa hanya Charles satu-satunya dari keempat penguasa yang masih hidup pada hari di mana wajahnya dicetak pada kartu remi.



Wajah Charles dicetak pada kartu yang mewakili raja hati di awal pemerintahannya, namun dia tidak pernah bermain kartu remi sampai bertahun-tahun kemudian ketika dia demam parah dan diberitahu bahwa dia akan terbaring di tempat tidur selama sisa hidupnya. Selama periode inilah Charles mulai belajar permainan kartu untuk menghabiskan setiap waktunya, seperti versi awal black jack, “vingt-et-un” (dua puluh satu).

Charles berbaring di tempat tidurnya selama dua tahun, terus-menerus memainkan kartu dan semakin lemah. Seiring berjalannya waktu, Charles mulai berpikir bahwa raja yang merupakan kartu ketiga belas adalah pembawa sial baginya. Dia mengeluh bahwa dia mulai melihat angka tiga belas muncul di mana-mana dan ingin mencari tahu rahasia dibaliknya. Orang-orang beranggapan bahwa semua ini berawal karena demam yang dialaminya, dan di penghujung tahun, dia dinyatakan gila, dan Louis XII yang merupakan putranya mengambil alih tahta.

Suatu hari, beberapa bulan setelah masa pemerintahannya berakhir, salah satu dokter Charles pergi ke kamarnya dan melihat sosok pria tua yang lemah berdiri di tengah ruangan sambil memegang pedang yang besar. Sebelum si dokter bisa bereaksi, sang raja mengatakan, “Ils m’ont montré la vérité de treize, et il n’est pas signifié pour les yeux mortels.” yang kira-kira berarti, “Mereka telah menunjukkan kebenaran dari angka tiga belas, dan itu bukan untuk dilihat mata manusia.” Tanpa ragu-ragu, sang raja mulai menusukkan mata pisau ke bagian kiri kepalanya (antara telinga dan pelipis) sampai tembus ke sisi yang lain. Dia goyah sesaat, sebelum jatuh ke lantai dan mati.

Setelah insiden itu diumumkan kepada publik bahwa sang raja melakukan itu karena kegilaannya, gambar Charles pada kartu yang mewakili raja hati diubah sehingga terlihat bahwa dia menusuk kepalanya sendiri. Meskipun gambar dirinya saat ini terlihat kurang signifikan grafisnya, gambar Charles yang menyodorkan pedang ke tengkoraknya masih bisa ditemukan di kartu remi jaman sekarang. Mungkin bagian paling aneh dari keseluruhan cerita ini, adalah hari di mana Charles bunuh diri: 7/6/1462. Entah itu disengaja atau tidak, kenyataannya 6+7=13 dan 1+4+6+2=13 semua ini hanya bisa diasumsikan sebagai kebetulan.

//
Credited to John ♠.

Translator: Gugun Reaper

Source: Creepypasta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna