Minggu, 31 Desember 2017

Dead Bart


Kau tahu bagaimana Fox memiliki cara aneh untuk menghitung jumlah episode Simpsons?



Mereka menolak untuk menghitung beberapa di antaranya, yang mengakibatkan jumlah episode tidak konsisten.

Alasan untuk artikel ini adalah ada satu episode yang hilang di musim 1.

Menemukan informasi detail tentang episode yang hilang ini sulit untuk dilakukan, tak seorang pun yang bekerja di acara realitas pada saat itu mau membicarakannya. Dari informasi yang telah dikumpulkan, episode itu diketahui ditulis oleh Matt Groening. Selama produksi musim pertama, Matt mulai bersikap aneh. Dia menjadi sangat pendiam, tampak gugup dan tidak sehat. Menyebutkan hal ini kepada orang-orang yang hadir di sana hanya akan membuat mereka sangat marah, dan melarangmu untuk menyebutkannya pada Matt.

Aku pertama kali mendengar kabar ini di sebuah acara di mana David Silverman angkat bicara. Salah satu orang di kerumunan menanyakan tentang episode itu, dan Silverman hanya meninggalkan panggung, mengakhiri acara yang berlangsung beberapa jam lebih awal. Nomor produksi episode itu adalah 7G06, yang berjudul Dead Bart. Kemudian dibuatlah episode lain berjudul Moaning Lisa dan diberi kode produksi 7G06 dari episode Dead Bart untuk menyembunyikan keberadaannya.

Selain mendatangkan kemarahan, menanyakan hal ini kepada siapa saja yang ada di acara itu akan menyebabkan mereka melakukan segalanya agar mencegahmu berbicara langsung dengan Matt Groening. Pada jumpa fans, aku berhasil mengikutinya setelah dia berbicara dengan banyak penggemar, dan akhirnya aku mendapat kesempatan untuk berbicara dengannya ketika dia hendak meninggalkan gedung. Dia tidak tampak marah ketika mengetahui bahwa aku telah mengikutinya, mungkin dia mengira bahwa aku hanya penggemar yang terobsesi dengannya. Ketika aku menyebutkan episode yang hilang itu, wajahnya memucat dan dia mulai gemetaran. Ketika aku bertanya apakah dia bisa memberitahuku tentang episode itu secara rinci, suaranya terdengar seperti ingin menangis. Dia meraih selembar kertas, kemudian menuliskan sesuatu, dan memberikannya padaku. Dia memintaku untuk tidak menanyakan episode itu lagi.

Tertulis alamat situs web pada selembar kertas itu, sebaiknya aku tidak menyebutkan alamat situsnya, kau akan tahu alasannya beberapa saat lagi. Aku memasukkan alamat itu ke browser, dan layar menampilkan situs dengan tema gelap, kecuali garis teks berwarna kuning, dengan sebuah link unduh. Aku mengkliknya, dan sebuah file mulai diunduh. Setelah file selesai diunduh, komputerku menjadi tak terkendali, itu adalah virus komputer terparah yang pernah kulihat. Pemulihan sistem tidak bekerja, komputerku harus mulai ulang. Sebelum aku melakukannya, aku menyalin file ke CD. Kemudian, mencoba membukanya di komputerku yang sekarang kosong, dan seperti dugaanku, terdapat sebuah episode The Simpsons di dalamnya.

Episode dimulai seperti episode The Simpsons lainnya, tetapi kualitas animasi sangat buruk. Jika kau pernah menonton animasi yang asli berjudul Some Enchanted Evening, episode ini mirip, tetapi kurang stabil. Adegan pertama tampak cukup normal, tetapi tingkah laku setiap karakter sedikit berbeda. Homer tampak lebih marah, Marge tampak depresi, Lisa tampak gelisah, dan Bart tampak seperti sangat marah dan benci dengan orang tuanya.

Episode menceritakan tentang Simpsons yang bepergian dengan pesawat, menjelang akhir adegan pertama, pesawat mulai lepas landas. Bart melakukan hal-hal bodoh, seperti yang biasa kau lihat. Namun, ketika pesawat berada pada ketinggian sekitar 50 kaki di atas tanah, Bart memecahkan sebuah jendela di pesawat dan dia tersedot keluar.

Pada awal seri ini, Matt memiliki gagasan bahwa gaya animasi Simpsons dapat mewakili kehidupan di dunia, dan bahwa kematian mengubah segalanya menjadi lebih realistis. Gagasan inilah yang digunakan di dalam episode ini. Gambaran mayat Bart tampak begitu nyata, tidak bergerak sama sekali, dan hampir seperti mayat asli.

Adegan pertama berakhir dengan layar yang menampilkan mayat Bart. Ketika adegan kedua dimulai, Homer, Marge, dan Lisa sedang duduk di antara meja mereka, sambil menangis. Tangisan terus berlanjut, grafis semakin jelas, dan suara terdengar lebih realistis, akting sempurna dari yang mungkin kau bayangkan. Animasi mulai semakin membusuk seiring dengan tangisan mereka, dan kau bisa mendengar suara gumam di latar belakang. Para karakter hampir tidak dapat dikenali, mereka merentang dan buram, berbayang dengan warna terang.

Ada beberapa wajah yang tampak di jendela, begitu terang sehingga kau tidak yakin seperti apa rupa mereka.

Tangisan ini terus berlanjut selama adegan kedua.

Adegan ketiga dibuka dengan sebuah kartu judul yang mengatakan bahwa satu tahun telah berlalu. Homer, Marge, dan Lisa tampak kurus, dan masih duduk di antara meja. Tidak ada tanda-tanda keberadaan Maggie atau hewan peliharaannya.

Mereka memutuskan untuk mengunjungi makam Bart. Springfield tampak sangat sepi, ketika mereka berjalan ke pemakaman, rumah-rumah tampak lebih tua dan usang. Seolah semua rumah telah ditinggalkan. Ketika mereka sampai di pemakaman, mayat Bart hanya terbaring di depan batu nisannya, tampak mirip seperti di akhir adegan pertama.

Keluarga Simpsons mulai menangis lagi. Sampai akhirnya mereka berhenti, dan hanya menatap mayat Bart. Layar diperbesar pada wajah Homer. Menurut ringkasan cerita, Homer menceritakan lelucon di bagian ini, tetapi suara tidak terdengar dalam versi yang kulihat, kau tidak akan pernah tahu apa yang dikatakan Homer.

Layar kembali memperkecil sorotan ketika episode berakhir. Batu nisan di latar belakang menampilkan nama setiap bintang tamu Simpsons. Beberapa belum pernah terdengar kabarnya pada tahun 1989, beberapa bahkan belum pernah tampil. Tanggal kematian mereka juga tertulis di sana.

Ada beberapa bintang tamu yang meninggal pada saat itu, seperti Michael Jackson dan George Harrison, tanggal kematian mereka sama dengan yang ada pada batu nisan di episode itu. Kredit yang muncul begitu sunyi, dan tampak ditulis dengan tulisan tangan. Gambar terakhir yang muncul adalah keluarga Simpsons yang duduk di sofa mereka, seperti di bagian pengenalan, tetapi semua ini digambarkan dengan amat nyata, seperti mayat Bart yang tak bernyawa.



Ada sesuatu yang terpikir olehku setelah melihat episode ini untuk pertama kalinya, kau bisa mencoba untuk menggunakan batu nisan di episode itu untuk memprediksi kematian dari para bintang tamu Simpsons yang masih hidup, tetapi ada keanehan dari sebagian orang yang belum meninggal.

Kematian mereka terjadi pada tanggal yang tertulis di batu nisan.


Credited to KI Simpson

Translator: Gugun Reaper

Source: Creepypasta Wiki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna