Rabu, 27 Desember 2017

3-Year-Old Boy Remembers His Past Life

3-Year-Old Boy Remembers His Past Life adalah kisah nyata menyeramkan tentang seorang anak laki-laki berusia 3 tahun yang mengungkapkan kasus pembunuhan terhadap dirinya sendiri. Saksi kisah ini adalah seorang dokter Israel bernama Eli Lasch, pengembang perangkat medis di Jalur Gaza. Cerita ini juga masuk dalam sebuah buku yang berisi kisah-kisah reinkarnasi berjudul “Children Who Have Lived Before”.



Ada seorang anak laki-laki yang tinggal di Dataran Tinggi Golan, Israel. Dia mempunyai tanda lahir berwarna merah di dahinya. Ketika dia sudah bisa berbicara dengan lancar, dia berkata pada keluarganya bahwa sebelumnya dia pernah hidup. Dia menunjuk tanda lahirnya dan mengatakan bahwa dia pernah dibunuh oleh seorang pria dengan menggunakan sebuah kapak. Orang tua si anak serta sejumlah kerabat di desa membawanya ke beberapa desa untuk mengingat kehidupannya yang dulu.

Seorang dokter bernama Eli Lasch juga ikut dalam kasus reinkarnasi ini, akhirnya setelah melakukan perjalanan ke beberapa desa si anak mengingat bahwa desa yang sedang dikunjungi adalah desa di mana dia pernah tinggal.

Anak itu mengingat namanya yang dulu, penduduk setempat mengatakan bahwa itu adalah nama dari seorang pria yang hilang di desa 4 tahun lalu. Anak itu juga ingat rumah di mana dia pernah tinggal serta nama dari pria yang membunuhnya. Ketika si anak melihat si pria, dia berjalan mendekatinya dan berkata, “Aku pernah menjadi tetanggamu. Kita pernah bertengkar dan kau membunuhku dengan sebuah kapak.”

Wajah si pria menjadi seputih kertas, meskipun begitu si pria membantah tuduhan itu. Kemudian si anak berkata pada sesepuh desa, “Aku juga tahu di mana dia mengubur mayatku.”

Kemudian, si anak berjalan menuju ladang terdekat dengan orang-orang di belakangnya. Dia pun berhenti di depan tumpukan batu, ketika mereka menggali bebatuan itu, mereka menemukan kerangka di dasarnya. Ada bekas luka di tengkoraknya, persis di bagian yang sama dengan tanda lahir di dahi anak itu. Si anak juga menunjukkan pada mereka tempat di mana dia mengubur kapaknya.

Atas beberapa bukti yang ditemukan, pria itu mengakui perbuatannya dan dokter Eli Lasch merupakan satu-satunya yang tak berasal dari kalangan Druze, dia menyaksikan bagaimana keseluruhan peristiwa itu terjadi.

Pada tahun 1998, dokter Eli Lasch menceritakan sejarah kasus ini ke Trutz Hardo. Kemudian, Hardo memasukkan cerita ini ke dalam bukunya dengan judul “Children Who Have Lived Before”, yang terbit pada tahun 2005.

Pencerita: Reta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna