Kamis, 09 November 2017

Wewe Gombel


Wewe Gombel (atau Nenek Gombel) adalah hantu Indonesia yang suka menculik anak-anak yang diabaikan atau tidak diawasi oleh orang tuanya. Harap awasi anak Anda dan jangan ditinggalkan sendirian terutama diwaktu magrib atau anak Anda akan diculik oleh Wewe Gombel.


Wewe Gombel berwujud seperti seorang nenek-nenek yang berkulit keriput dengan mulut bertaring dan payudara yang sangat panjang. Biasanya si anak yang diculik oleh Wewe Gombel akan ditemukan dalam beberapa hari dan anak itu nampak ketakutan.

Para orang tua juga memperingatkan anaknya agar tidak keluar diwaktu magrib atau Wewe Gombel akan menculik si anak, alasan tersebut adalah agar si anak tidak keluyuran dan bermain di malam hari. Akan tetapi mitos itu memang terjadi apabila anak-anak keluyuran dari mulai maghrib sampai di malam hari.

Katanya, ketika anak tersebut sedang diculik oleh Wewe Gombel anak itu akan disuapi secara paksa makanan yang menjijikan. Makanan yang menjijikan itu bisa membuat anak yang diculik berkhayal dengan makanan yang enak.

Asal usul wewe gombel berasal dari cerita di daerah Bukit Gombel di Semarang, Jawa Tengah. Saat masih hidup, dia tidak bisa memberi suaminya anak dan dia diabaikan oleh suaminya, lalu suaminya pun selingkuh dengan wanita lain dan ketika sang suami ketahuan menyelingkuhinya, dia membunuh suaminya.

Para warga marah atas perbuatannya yang keji itu dan mengusirnya dari desa. Mereka terus mengucilkan dan melecehkannya sampai dia merasa putus asa dan bunuh diri.

Setelah kematiannya, dia kembali dari kubur sebagai roh jahat yang disebut Wewe Gombel. Dia mulai menculik anak-anak dan membawa mereka ke tempat Wewe Gombel berada untuk menemaninya. Bagaimanapun juga, mereka mengatakan bahwa dia tidak menyakiti anak-anak, dia hanya menculik anak-anak yang dianiaya atau diabaikan oleh orang tua mereka.

Dia memperlakukan anak-anak dengan penuh kasih sayang, merawat dan melindungi mereka layaknya seorang nenek. Namun, selain memberi mereka makanan yang menjijikan, dia juga memaksa mereka untuk menyusu pada payudara keriputnya, tidak peduli berapa usia si anak. Setelah orang tua meminta maaf atas apa yang mereka perbuat, Wewe Gombel akan mengembalikan si anak kepada orang tuanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna