Jumat, 13 Oktober 2017

The Rugrats Theory

Teori Asli

Rugrats sebenarnya merupakan cerita khayalan dari imajinasi Angelica yang malang dan tak terpikirkan sebelumnya.

Chuckie meninggal pada tahun 1986 bersama ibunya, karena itulah Chaz selalu gelisah.

Tommy lahir pada tahun 1988, tetapi dia gagal dalam kelahirannya, itulah sebabnya Stu terus-menerus di ruang bawah tanah membuat mainan untuk putranya yang tidak memliki kesempatan untuk hidup.

Bayi DeVilles diaborsi pada tahun 1990, Angelica tidak tahu apakah bayi itu laki-laki atau perempuan sehingga menciptakan karakter bayi kembar.

Dalam seri “All Grown Up!”, Angelica yang telah remaja menjadi kecanduan berbagai narkotika yang kemudian memperburuk skizofrenianya, membawanya kembali ke masa kecilnya dan karena itulah dia semakin terobsesi dengan ciptaannya. Karena adanya selang waktu antara saat ini dan terakhir kali dia berinteraksi dengan karakter ciptaannya, dia membuat mereka berumur lebih tua. Angelica terus-menerus mengkonsumsi zat NAPZA sehingga dia tidak pernah hidup tanpa ciptaannya yang merupakan teman satu-satunya. Ibunya Angelica sebenarnya telah meninggal dikarenakan overdosis heroin pada tahun 1982, tepat setelah Agelica lahir, dan Drew yang dalam keadaan depresi menikah dengan pelacur kaya-raya yang digemari Angelica, karena wanita itu membohonginya dengan mengaku sebagai ibu kandungnya, bahkan wanita itu juga memiliki kriteria yang sama dengan ibu kandungnya, Cynthia. Angelica mendapat boneka barbie dan mendandaninya sesuai gambaran ibunya, mengenakan gaun jingga yang kotor serta menaikkan rambut-rambutnya, itulah sebabnya dia sangat terikat pada boneka tersebut. Kemudian dia mengikuti jejak ibunya dengan menggunakan obat-obatan terlarang dan sebagainya, dia meninggal karena overdosis pada usia 13 tahun ketika “All Grown Up!” telah “dibatalkan”.



Satu-satunya bayi Rugrats yang bukan karakter fiksi yaitu adik laki-laki Tommy, Dil. Namun Angelica tidak bisa membedakan antara Dil dan kreasinya, walaupun hanya Dil yang tidak menuruti keinginannya. Setelah Dil menangis tanpa henti dan tidak menuruti perintah Angelica untuk menghilang seperti yang ‘anak lain’ lakukan saat Angelica marah pada mereka, dia memukulnya. Karena itu Dil mengalami pendarahan otak, yang mengakibatkan kepalanya mengalami perubahan bentuk. Semakin dia dewasa, kerusakannya semakin jelas terlihat dan saat dia berusia 9 tahun dalam “All Grown Up” dia hidup sebagai orang buangan, dihina karena keanehan dan keterbelakangannya. Rasa bersalah yang luar biasa inilah yang menyebabkan Angelica berhenti menciptakan karakter Rugrats untuk sementara, sampai pengalamannya menggunakan halusinogen.

Dalam perjalanan ke Paris untuk mencari pasangan, Chaz menikahi seorang wanita bernama Kira (Chaz sebenarnya akan menikahi wanita bernama Coco, tapi dia hanya menginginkan uang dari Chaz) yang pernah memiliki seorang bayi perempuan bernama Kimi, yang terbunuh oleh ibunya sendiri yang menjadi pecandu kokain (Angelica mengetahuinya langsung dari cerita Kira). Chaz kehilangan akalnya setelah kematian istri pertamanya dan menyangkal bahwa istrinya pernah menjadi seorang wanita pelacur. Setelah kembali ke Amerika, Chaz dan Kira menikah, Kira telah mendapat kartu imigrasi yang sah (Greencard).

Suzie sebenarnya adalah satu-satunya teman Angelica, yang terhibur dengan dunia ciptaan Angelica, demi Angelica sendiri. Angelica menghabiskan hari-hari terakhir hidupnya di belakang kantin sekolah, membayangkan teman-teman di sekitarnya dan bermain dalam kehidupan ciptaannya sendiri.

Versi yang dirubah

Rugrats sebenarnya merupakan cerita khayalan dari imajinasi Angelica.

Chuckie meninggal sejak lama dengan ibunya; karena itulah Chaz selalu gelisah sepanjang waktu. Tommy gagal dalam kelahirannya; karena itulah Stu selalu berada di ruang bawah tanah membuat mainan untuk putranya yang tidak memiliki kesempatan untuk hidup. Bayi DeVilles diaborsi. Angelica tidak tahu apakah itu bayi laki-laki atau perempuan, sehingga dia menciptakan karakter bayi kembar.

Mengenai seri “All Grown Up”, Angelica adalah penderita skizofrenia bipolar, yang saat masih remaja, menjadi pecandu berbagai narkotika, membawanya kembali ke masa kecilnya, sehingga terobsesi menciptakan dunia dalam pikirannya. Karena selang waktu antara saat ini dan terakhir kali dia berinteraksi dengan dunia imajinasinya, dia membuat mereka berumur lebih tua. Angelica terus-menerus mengkonsmsi zat NAPZA sehingga dia tidak pernah hidup tanpa kreasinya. Baginya, ciptaannya adalah satu-satunya yang selalu menemaninya.

Ibu Angelica sebenarnya meninggal karena overdosis heroin. Angelica adalah penderita skizofrenia dan bipolar karena dia terlahir sebagai bayi yang cacat. Selain itu, Drew, dalam masa depresinya, menikahi wanita pelacur kaya-raya yang digemari Angelica karena wanita itu membohonginya dengan mengaku sebagai ibu kandungnya. Namun wanita itu juga memiliki kriteria yang sama dengan ibunya Angelica, Cynthia. Angelica menggunakan boneka barbie untuk menggambarkan citra ibu kandungnya—mengenakan gaun jingga yang kotor dan menaikkan rambut-rambutnya—itulah sebabnya dia begitu terikat pada boneka itu. Kemudian dia mengikuti jejak ibunya, dia meninggal karena overdosis pada usia ke-13 ketika “All Grown Up” telah ‘dibatalkan’.

Satu-satunya bayi Rugrats yang bukan karakter fiksi adalah adik laki-laki Tommy, Dil. Namun Angelica tidak bisa membedakan antara Dil dan ciptaannya. Dil tidak mengikuti perintahnya dan setelah menangis tanpa henti, serta tidak bisa dihilangkan seperti yang ’anak lain’ lakukan saat Angelica marah pada mereka, maka dia memukulnya. Setelah dia memukulnya, Dil menjerit dengan suara yang sangat keras, dan Stu berlari masuk ke ruangan dan menarik rambut Angelica agar menjauh dari anak tunggalnya, tapi sudah terlambat. Dil mengalami pendarahan otak, yang mengakibatkan perubahan bentuk kepalanya. Semakin dia dewasa, kerusakannya semakin parah, dan pada saat dia berusia 9 tahun dalam “All Grown Up!” dia hidup sebagai orang buangan, dihina karena keanehan dan keterbelakangannya. Rasa bersalah yang luar biasa inilah yang menyebabkan Angelica mulai menggunakan narkoba, dan tidak menciptakan karakter Rugrats untuk sementara, sampai pengalamannya menggunakan halusinogen.

Chaz kehilangan akalnya setelah kematian istri pertamanya dan membantah bahwa istrinya pernah menjadi wanita pelacur. Dalam perjalanannya ke Paris untuk menemukan pasangan, Chaz jatuh cinta dengan pelacur bernama Kira (pada awalnya Chaz akan menikah dengan pelacur yang berbeda, tetapi dia menginginkan Chaz hanya untuk mendapatkan uangnya). Kira pernah memiliki seorang bayi perempuan bernama Kimi, tetapi terbunuh olehnya karena kecanduannya terhadap kokain (Angelica mengetahui Kimi dari cerita Kira). Setelah kembali ke Amerika, Chaz dan Kira menikah dan Kira telah mendapatkan kartu Green cardnya. Itulah cerita romantis yang paling membahagiakan.

Kira terus berjuang dengan ketergantungannya, tapi dia senang dengan kehidupan barunya bersama Chaz.

Suzie adalah satu-satunya teman Angelica, yang terhibur dengan dunia kreasi Angelica karena sepertinya hanya ‘dia’ yang membuat Angelica bahagia. Suzie kemudian menjadi seorang psikolog dan bekerjasama dengan Nickelodeon untuk membuat seri The Rugrats. Ketika Angelica meninggal karena overdosis, Suzie membantu mengatur pemakamannya. Karena ketergantungan dan keadaan mentalnya, Angelica diusir dari masyarakat, yang menyebabkan rusaknya kehidupan dan kematiannya. Dia menghabiskan hari-hari terakhir hidupnya di belakang kantin sekolah, membayangkan teman-teman di sekitarnya dan bermain dengan kehidupan ciptaannya sendiri.

Video



Translator: chiko

Source: Creepypasta Wiki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna