Selasa, 31 Oktober 2017

Kisaragi Station

Kisaragi Station adalah cerita menyeramkan populer tentang seorang wanita yang pulang bekerja dengan menggunakan kereta, namun kereta yang ditumpangi membawa wanita itu ke tempat yang tidak diketahui keberadaannya.



Cerita 2ch dari tahun 2004, yang diposting di tengah thread berjudul “Tulislah Kejadian Aneh di Sekitarmu: Thread 26.” Awalnya si pembuat menggunakan identitas anonim, namun setelah itu, dia mulai melampirkan namanya.

Untuk kenyamananmu, #??? dan Hasumi menunjukkan postingan yang dibuat oleh pembuat thread. #2ch menunjukkan postingan yang dibuat oleh pengguna 2chan lain, mereka bukan orang yang sama.

Selamat membaca.

#???: 2004/01/08 23:14
Ini mungkin cuma imajinasiku… Bisakah aku mempostingnya?

#2ch: 2004/01/08 23:16
Postinglah.

#2ch: 2004/01/08 23:18
Apa yang terjadi?

#???: 2004/01/08 23:18
Aku sedang berada di kereta, tapi sepertinya ada sesuatu yang tidak beres.

#2ch: 2004/01/08 23:19
Hmm…

#???: 2004/01/08 23:23
Kereta ini selalu kutumpangi dalam perjalanan pulang-pergi kerja. Tapi kereta ini belum berhenti di stasiun mana pun selama dua puluh menit terakhir. Biasanya hanya membutuhkan waktu selama lima, tujuh atau delapan menit lamanya, itupun paling telatnya. Oh, dan ada lima penumpang lain, tapi mereka semua tertidur.

#2ch: 2004/01/08 23:25
Apa kau naik kereta dengan kecepatan yang salah?

#2ch: 2004/01/08 23:29
Apa kereta itu berkecepatan tinggi?

#???: 2004/01/08 23:29
Ya, mungkin saja aku telah melewatkan pemberhentian di stasiun biasa aku turun. Aku akan menunggu sedikit lebih lama lagi. Jika hal aneh lain terjadi, aku akan mengatakannya di sini.

#2ch: 2004/01/08 23:35
Cobalah pergi ke gerbong paling ujung untuk melihat konduktornya, mungkin di situ masalahnya?

#2ch: 2004/01/08 23:40
Akan menjadi masalah besar jika masinisnya punya penyakit epilepsi atau semacamnya. Kau harus memeriksa konduktornya!

#???: 2004/01/08 23:44
Masih tidak ada tanda-tanda akan berhenti, baiklah, aku akan memeriksanya.

#???: 2004/01/09 00:00
Ada tirai atau sesuatu yang menutupi jendela, jadi aku tidak bisa melihat konduktor atau masinisnya. Rutenya adalah jalur pribadi di Shizuoka.

#2ch: 2004/01/09 00:02
Sudah ketuk jendelanya?

Hasumi: 2004/01/09 00:08
Aku sudah mencoba, tapi tidak ada jawaban.

#2ch: 2004/01/09 00:13
Bisakah kau melihat ke luar jendela?
Nama stasiun yang kau lewati, dll.

Hasumi: 2004/01/09 00:19
Kereta yang kami tumpangi baru saja keluar dari terowongan, jadi kecepatan kereta ini diturunkan. Padahal biasanya tidak ada terowongan… Kereta ini dari Shin-Hamamatsu.

Hasumi: 2004/01/09 00:23
Lihat, sepertinya kami berhenti di sebuah stasiun.

#2ch: 2004/01/09 00:24
Kau tidak akan turun di sana… bukan?

Hasumi: 2004/01/09 00:25
Kami berhenti di Stasiun Kisaragi. Aku bingung apakah aku harus turun. Aku tidak pernah mendengar tempat ini sebelumnya.

#2ch: 2004/01/09 00:26
Kau harus ke luar untuk memeriksanya.

#2ch: 2004/01/09 00:28
Jangan, tetaplah di sana sampai pemberhentian terakhir.

#2ch: 2004/01/09 00:29
Oh, tapi mungkin saja kereta itu akan datang lagi…

#2ch: 2004/01/09 00:26
Kapan kau naik kereta itu?

Hasumi: 2004/01/09 00:29
Aku sudah turun dari kereta. Tidak ada siapa-siapa di stasiun ini. Aku yakin bahwa aku menaiki kereta itu pada pukul 22:40.

Machida Bodyguards: 2004/01/09 00:30
Aku tidak menemukan informasi apa pun tentang Stasiun Kisaragi…
Dan Hasumi, apa keretamu terus melaju selama sekitar satu jam?
Wow, itu sangat aneh.

#2ch: 2004/01/09 00:32
Ya, aku juga tidak menemukan informasi apa pun tentang Stasiun Kisaragi…

Hasumi: 2004/01/09 00:34
Aku keluar untuk melihat jadwal keberangkatan, memeriksa apakah aku bisa kembali, tapi aku tidak menemukan satu pun informasi. Kereta itu masih berhenti, jadi lebih baik aku segera kembali ke sana… Ups, kereta itu melaju pergi ketika aku menuliskan ini.

#2ch: 2004/01/09 00:36
Apa di sekitar sana ada seseorang, atau bangunan?
Udaranya cukup dingin, berhati-hatilah.

Hasumi: 2004/01/09 00:36
Aku akan mencari taksi dari stasiun. Terima kasih banyak.

#2ch: 2004/01/09 00:36
Kedengarannya bagus.
Hati-hati ya.

#2ch: 2004/01/09 00:39
Jalur yang dilalui kereta tadi, menuju sebuah stasiun yang mana tidak ada seorang pun di sana…
Benar-benar mustahil jika kau dengan beruntungnya menemukan taksi.

#2ch: 2004/01/09 00:41
Dan setelah itu, Hasumi menjadi penduduk di dimensi lain dunia…

Hasumi: 2004/01/09 00:41
Sepertinya tidak ada taksi di mana pun. Hmm…

#2ch: 2004/01/09 00:43
Carilah kantor atau box polisi.

#2ch: 2004/01/09 00:43
Menelepon 110? [Nomor kepolisian.]

#2ch: 2004/01/09 00:43
Menelepon perusahaan taksi?

#2ch: 2004/01/09 00:44
Jika ada telepon umum di sana, carilah nomor perusahaan taksi di buku telepon dan teleponlah.

Hasumi: 2004/01/09 00:48
Aku sudah menelepon keluargaku di rumah dan meminta mereka untuk menjemputku, tapi orang tuaku tidak tahu di mana Stasiun Kisaragi berada. Mereka akan mencarinya dengan menggunakan peta sehingga mereka bisa datang menjemputku, tapi aku mulai merasa sedikit takut sekarang.

#2ch: 2004/01/09 00:50
Bagaimana dengan yang lain?
Apa cuma kau yang turun dari kereta?

#2ch: 2004/01/09 00:52
Aku juga telah memeriksanya di internet, dan nama Stasiun Kisaragi tidak muncul.
Apa aku salah menduga bahwa stasiun itu berada di Shin-Hamamatsu?
Aku akan memeriksanya di Yahoo.

Hasumi: 2004/01/09 00:53
Aku sedang mencari telepon umum, tapi aku tidak menemukannya. Dan tidak ada siapa-siapa kecuali aku yang turun dari kereta, jadi hanya ada aku sendiri di sini. Aku yakin bahwa stasiun ini bernama Kisaragi.

#2ch: 2004/01/09 00:56
Terkadang telepon umum berada di luar stasiun.

#2ch: 2004/01/09 00:56
Lagi pula, kenapa kau tidak meninggalkan stasiun?



Hasumi: 2004/01/09 00:57
Setelah kuamati, tampaknya tulisan itu ditulis dengan huruf kanji untuk kata “Devil,” tapi tulisan itu juga bisa dibaca “Kisaragi”…

#2ch: 2004/01/09 01:00
Stasiun Iblis…?
Astaga…

Mobile Man: 2004/01/09 00:59
Apa kau seorang gamers? ‘Karena sebuah permainan akan muncul jika kau mencari nama itu di Google.

#2ch: 2004/01/09 01:00
Beri tahu kami nama stasiun sebelum dan sesudah Kisaragi.

Hasumi: 2004/01/09 01:01
Apa maksudmu, sebuah permainan? Tidak ada nama stasiun sebelum dan sesudah Kisaragi.

#2ch: 2004/01/09 01:08
Berjalanlah di sepanjang rel.

#2ch: 2004/01/09 01:11
Jika kau mulai berlari sekarang, kau mungkin akan mampu mengejar keretanya!

#2ch: 2004/01/09 01:11
Pasti ada perumahan di sekitar stasiun, kan?

Hasumi: 2004/01/09 01:12
Ya, mungkin ada. Aku tidak memerhatikan karena aku panik. Aku akan menunggu orang tuaku menelepon sambil berjalan di sepanjang rel. Aku mencoba memeriksa informasi kota dengan menggunakan i-mode, tapi yang kudapat malah “point error” atau semacamnya. Aku ingin pulang.

#2ch: 2004/01/09 01:12
Bahkan jika kau tidak mengatakannya, kami akan terus memberikanmu solusi.

Hasumi: 2004/01/09 01:18
Tidak ada apa pun di sini. Semua yang bisa kulihat hanya ladang dan pegunungan. Tapi kupikir aku akan bisa kembali jika aku mengikuti rel kereta, jadi aku akan terus maju. Terima kasih banyak. Anggap saja ini sebagai lelucon, tapi bisakah aku kembali ke sini jika aku menghadapi masalah lagi?

#2ch: 2004/01/09 01:18
Tentu saja.
Berhati-hatilah di sana.

Machida Bodyguards: 2004/01/09 01:19
Yah!
Pastikan kau tidak kehabisan baterai. Saat ini ponselmu adalah kunci hidupmu.

#2ch: 2004/01/09 01:19
Jangan sampai tersesat.
Dan berhati-hatilah di terowongan.

#2ch: 2004/01/09 01:22
Hah, kau bisa mendapatkan sinyal di antah berantah?
Kurasa kau tidak seharusnya pergi dari stasiun…

#2ch: 2004/01/09 01:24
Sendirian di malam yang dingin, di sebuah stasiun tanpa petugas…
Pasti lampu akan segera dimatikan, dan segalanya akan gelap gulita…

#2ch: 2004/01/09 01:25
Kupikir, akan lebih aman jika menunggu di stasiun sampai fajar tiba…

#2ch: 2004/01/09 01:26
Ya ampun, kedengarannya itu buruk…

Hasumi: 2004/01/09 01:30
Aku mendapat panggilan telepon dari ayahku, dan dia menanyakanku banyak pertanyaan, tapi intinya dia tidak bisa menemukan lokasi di mana aku berada. Aku sudah memberi tahunya untuk menelepon 110, yang mana sedikit kemungkinannya untuk berhasil, tapi aku akan mencoba meminta mereka untuk membantuku sekarang…

#2ch: 2004/01/09 01:43
Kupikir kau harus tetap menunggu sampai matahari terbit sebelum kau melakukan sesuatu…

#2ch: 2004/01/09 01:45
Menunggu sendirian di kegelapan malam?
Dan di tempat yang tidak menyenangkan, astaga…

#2ch: 2004/01/09 01:46
^ Jadi, apa dia harus pergi memasuki terowongan sendirian di malam yang gelap?
Dan di atas jalur kereta yang tidak menyenangkan, astaga…

#2ch: 2004/01/09 01:46
Lalu, apa dia harus berjalan di jalan yang aneh di saat cuaca sedang dingin begini?

Hasumi: 2004/01/09 01:55
Aku sudah menelepon 110 dan mencoba menjelaskan semuanya sebaik mungkin, tapi mereka hanya mengira bahwa semua yang kukatakan hanya lelucon dan mereka memarahiku. Aku takut dan meminta maaf…

#2ch: 2004/01/09 01:56
Meminta maaf untuk apa?
Mungkin kau harus menyerah hari ini.
Dan menunggu kereta pertama datang.

#2ch: 2004/01/09 01:58
Seperti apa suasana di sekitar stasiun? Ada apa di sana?


Hasumi: 2004/01/09 01:57
Aku mendengar suara drum yang dipukul diikuti suara lonceng di kejauhan. Jujur saja, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan sekarang.

#2ch: 2004/01/09 01:58
Kembalilah ke stasiun sekarang juga, Hasumi.
Cara terbaik adalah kembali ke arah di mana kau mulai tersesat.

#2ch: 2004/01/09 02:00
Di sinilah situasinya…

#2ch: 2004/01/09 02:00
Mereka sedang mengadakan festival atau apa?
(´???`) kring kring bang bang

#2ch: 2004/01/09 02:01
Mungkin mereka sedang mengadakan festival atau semacamnya.

Hasumi: 2004/01/09 02:01
Mungkin kalian pikir aku sedang bercanda, tapi aku terlalu takut untuk melihat ke belakang. Aku ingin kembali ke stasiun, tapi… aku tidak berani berbalik.

#2ch: 2004/01/09 02:03
Larilah. Dan jangan melihat ke belakang.

#2ch: 2004/01/09 02:08
Kau tidak bisa kembali ke stasiun sekarang.
Larilah melewati terowongan!
Aku yakin kau akan menemukannya.

Hasumi: 2004/01/09 02:09
Ada seseorang di belakangku yang berteriak “Hei! Jangan berjalan di rel, itu berbahaya!” Aku melihat ke sekeliling berharap bisa melihat petugas, dan aku malah melihat seorang pria tua berkaki satu, tapi dia sekejap hilang. Kurasa aku terlalu takut untuk bergerak.

#2ch: 2004/01/09 02:11
Sudah kubilang jangan melihat ke belakang! LARILAH

#2ch: 2004/01/09 02:09
Tenanglah dan dengarkan apa kataku kawan, ok?
Dengarkan dengan saksama dari mana suara drum itu berasal.
Pasti ada seseorang yang memainkannya…

#2ch: 2004/01/09 02:10
^ Apa gerangan yang kau rencanakan untuk membantu Hasumi?

#2ch: 2004/01/09 02:11
Kenapa kau tahu itu adalah seorang “pria tua” jika dia hanya punya satu kaki?

#2ch: 2004/01/09 02:12
^ …Uh, kupikir maksud Hasumi adalah seorang pria tua yang kehilangan salah satu kakinya.

#2ch: 2004/01/09 02:13
Pasti dia adalah seorang pria tua yang meninggal dan kehilangan salah satu kakinya setelah berjalan di sepanjang rel kereta.

Hasumi: 2004/01/09 02:13
Aku tidak bisa berjalan ataupun berlari lebih jauh lagi. Suara drum itu semakin dekat.

#2ch: 2004/01/09 02:17
Tunggu sampai matahari terbit.
Tidak akan menakutkan jika cahaya matahari bersinar.

#2ch: 2004/01/09 02:17
Harusnya kau tadi tetap di kereta…

Hasumi: 2004/01/09 02:20
Aku masih hidup. Tapi aku terjatuh dan mulai berdarah, ada masalah di bagian tumitku, jadi aku hanya terduduk diam. Aku tidak ingin mati sekarang…

#2ch: 2004/01/09 02:32
Nah, sudah pasti bahwa ini bukan pertanda baik

#2ch: 2004/01/09 02:32
Seharusnya akan lebih aman jika kau meninggalkan terowongan.
Begitu kau keluar dari sana, segeralah menelepon bantuan.

Hasumi: 2004/01/09 02:35
Aku sudah menelepon keluargaku. Ayahku sedang menelepon polisi, tapi suara drum itu terus mendekat.

#2ch: 2004/01/09 02:38
Aku berharap kepada Tuhan bahwa itu bukan suara kereta…
Tapi mungkin sudah terlambat…

Hasumi: 2004/01/09 02:45
Akhirnya aku berhasil sampai di depan terowongan. Nama terowongan itu adalah Isanuki. Suara itu masih terus mendekat, jadi aku harus bergegas melewati terowongan. Jika aku dengan amannya berhasil keluar dari terowongan, aku akan memposting lagi.

#2ch: 2004/01/09 02:46
Semoga berhasil.

#2ch: 2004/01/09 02:47
Ini adalah akhir dari semuanya.
Lupakan tentang kereta dan stasiun.
Lupakan tentang kembali.
Lupakan tentang seseorang yang mengejarmu.
Suara yang kau dengar hanya imajinasimu.
Larilah keluar dari terowongan.
Jika kau berhenti, kau hanya akan menyerah pada sesuatu yang tidak ada di dunia ini.

Hasumi: 2004/01/09 03:10
Aku berhasil melewati terowongan. Ada seseorang di depanku. Sepertinya semua saran yang kau berikan benar. Terima kasih banyak. Wajahku tampak kacau karena air mata, dia mungkin saja mengira bahwa aku adalah monster.

#2ch: 2004/01/09 03:11
Tunggu, Hasumi!
Jangan mati di hadapan kami!

#2ch: 2004/01/09 03:12
Hentikan! Menyerah tidak akan membuat keadaan membaik!

#2ch: 2004/01/09 03:12
Ada seseorang di sana? Bukankah ini sudah cukup larut?
Mencurigakan…

Hasumi: 2004/01/09 03:20
Orang itu tampaknya baik, dan khawatir padaku. Dia menawarkan tumpangan padaku ke stasiun terdekat. Ada semacam hotel bisnis di sana. Aku sepenuhnya berterima kasih kepada kalian.

#2ch: 2004/01/09 03:21
Hasumi, tolong jawab pertanyaanku.
Bisakah kau menanyakan tempat apa itu kepada pria yang mengantarmu?

#2ch: 2004/01/09 03:21
Apa dia orang baik?
Dia terdengar agak menakutkan dari apa yang kau katakan…

#2ch: 2004/01/09 03:23
Nah, benar.
Di mana lokasi tempat itu, YO!

#2ch: 2004/01/09 03:25
Dia bukan orang baik!!
Kenapa dia berada di rel kereta pada jam segini?
Mungkin saja dia mayat atau semacamnya!
Hasumi, LARILAH!!

Hasumi: 2004/01/09 03:29
Aku menanyakan di mana ini, dan dia mengatakan bahwa ini di Hina. Sangat mustahil…

#2ch: 2004/01/09 03:29
Hasumi, turun dari mobil!

#2ch: 2004/01/09 03:29
Permisi, Hasumi? Di mana lokasi Hina?

#2ch: 2004/01/09 03:36
Ini aneh.
Pada saat seperti ini ada seorang pria yang sedang membawa seorang wanita yang dia temukan di rel kereta...
Apa yang akan orang itu lakukan?

Hasumi: 2004/01/09 03:37
Kami sudah menuju pegunungan selama beberapa saat. Sepertinya ini bukan tempat di mana kereta akan lewat. Dan dia berhenti berbicara denganku sepenuhnya.

#2ch: 2004/01/09 03:40
Mungkin karena kau terus-terusan bermain dengan ponselmu?

#2ch: 2004/01/09 03:41
Hasumi, oh tidak, oh tidak…
Apa kau menghubungi orang tuamu setelah kau keluar dari terowongan dan menerima bantuan (?) dari orang ini?

#2ch: 2004/01/09 03:41
Hasumi.
Ayolah kau harus menghubungi 110.
Bisa jadi ini adalah kesempatan terakhirmu.

Hasumi: 2004/01/09 03:44
Bateraiku hampir habis. Semua menjadi aneh, jadi kupikir aku akan berlari meninggalkannya. Dia berbicara sendiri tentang hal-hal aneh untuk sementara waktu sekarang. Untuk mempersiapkan waktu yang tepat, aku akan membuat postingan ini sebagai postingan terakhirku sekarang.



* Setelah itu, “Hasumi” tidak pernah terdengar lagi kabarnya.

Credit: Ini adalah sebuah thread di situs 2chan, yang berupa papan gambar Jepang. Thread tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disusun untuk lebih mudah dibaca oleh vgperson dan Saya Yomino.

Indonesian Translation by Gugun Reaper

Source: https://www.creepypasta.com/kisaragi-station/, http://llike.net/2ch/fear/kisaragi.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna