Selasa, 19 September 2017

“Tag”

Putriku berteriak ketika aku menandainya. Terlihat jelas bahwa dia menikmati, dia tertawa terbahak-bahak sampai meneteskan air mata. “Ayah, hentikan, kau melukaiku!” Dia terus tertawa. Kegembiraannya menular padaku, aku tersenyum, selama bertahun-tahun aku tidak pernah merasa segembira ini. Aku berani bersumpah bahwa aku lebih banyak tersenyum saat ini dibandingkan dengan hari-hari yang pernah kulalui. Sayangnya, semua kesenangan ini harus segera berakhir, tak lama setelah itu dia merasa lelah, dan tertidur.



Beberapa saat kemudian istriku pulang. Dia merasa begitu senang ketika melihatku, dia meneriakkan namaku, tertawa sampai meneteskan air mata. Dia memelukku, dan masih tertawa. Aku terus tersenyum. Dia menunduk dan melihat alat penandaku, lalu dengan cepat mengalihkan pandangannya berfokus kembali menatapku. Aku terus tersenyum. “Michael…” Air mata terus mengalir di wajahnya dengan perasaan senang. “Bagaimana bisa kau melakukan hal seperti ini pada malaikat kecil kita?” Dia mencoba untuk kabur, tetapi terlalu lambat. “Selanjutnya…” Aku tersenyum lebar. “Kau yang akan kutandai.”

Original Author: Pablo Paturg

Translator: Gugun Reaper

Source: Creepypasta Index

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, dimohon untuk tidak melucu karena ini bukan tempatnya. Jikalau terdapat kata-kata yang tidak tepat dalam penulisan/terjemahan silakan kirim kata pengganti untuk menyempurnakan cerita.

Berikan rating dengan cara berkomentar:

0/10 = Jelek
10/10 = Sempurna