Kamis, 06 Juli 2017

Squidward's Suicide

Change language: English




Aku hanya ingin memulainya dengan mengatakan jika kalian ingin jawaban di akhir cerita, bersiaplah untuk kecewa. Karena tidak hanya ada satu jawaban.



Aku magang di Nickelodeon Studios selama tahun 2005 untuk meraih gelarku di bidang animasi. Tentu saja, aku tidak mendapat bayaran, karena sebagian besar kerja magang tidak dibayar, tapi aku mendapatkan beberapa tambahan di luar edukasi. Bagi orang dewasa, ini mungkin bukanlah hal yang hebat, tapi kebanyakan anak-anak pada saat itu mungkin menganggap ini adalah hal yang luar biasa.

Sekarang, sejak aku bekerja secara langsung dengan para editor dan animator, aku mendapat tugas untuk menonton episode-episode terbaru setiap harinya sebelum mereka merilisnya. Aku akan mendapat kesempatan itu tanpa harus mengikutinya secara rinci. Mereka baru saja membuat movie SpongeBob dan entah bagaimana seluruh staff kehiabisan kreativitas mereka sehingga itu membawa mereka lebih lama untuk memulai musimnya. Tapi penundaan ini berlangsung lebih lama untuk beberapa alasan yang mengganggu. Ada masalah dengan seri 4 perdana sehingga semua orang harus mengulangnya kembali selama beberapa bulan.

Aku dan dua pemagang lainnya berada di ruang editing bersama dengan pimpinan animator dan para editor suara untuk mengatur potongan terakhir. Kami menerima salinan yang seharusnya berjudul "Fear of a Krabby Patty" dan kami berkumpul di sekitar layar untuk menontonnya. Sekarang, mengingat bahwa itu belum tahap final, para animator sering memberi judul yang terdengar aneh, semacam suatu lelucon untuk kami, dengan judul yang palsu, terkadang kami sering menggunakan judul-judul yang cabul, seperti "How sex doesn't work" dari judul "Rock-a-bye-Bivalve" ketika SpongeBob dan Patrick mengadopsi seekor kerang laut. Tidak ada yang benar-benar lucu tapi itu berhasil membuat kami tertawa. Jadi ketika kami melihat judul "Squidward's Suicide" kami tidak berpikir itu lebih dari suatu candaan yang aneh.

Salah satu pemagang tertawa kecil melihat judul ini. Musik yang sedang dimainkan juga terdengar cukup normal. Cerita berawal dengan Squidward yang sedang berlatih klarinet, memainkan nada-nada yang jelek seperti biasanya. Kami mendengar SpongeBob tertawa di luar dan Squidward berhenti memainkan klarinetnya, dia kemudian berteriak kepada mereka untuk tetap tidak membuat keributan karena dia akan tampil di konser pada malam itu dan dia harus berlatih. SpongeBob berkata ok dan pergi ke rumah Sandy bersama Patrick. Gelembung tanda pergantian scene memenuhi layar dan kami melihat akhir dari konser Squidward. Ini adalah ketika hal-hal yang aneh mulai terlihat.

Ketika film sedang berjalan, beberapa frame berulang dengan sendirinya, tapi suaranya tidak (pada titik ini suara bersinkronisasikan dengan animasi, sehingga, ya, itu tidak lazim) tapi ketika dia berhenti bermain, suara itu juga berhenti seolah-olah itu tidak pernah terjadi. Terdengar suara gumaman dalam kerumunan sebelum para penonton mulai mencemoohnya. Kartun ini tidak seperti biasanya dan ini tidak layak untuk di tonton, tapi kau bisa mendengarnya dengan sangat jelas nada suaranya yang terdengar sangat jahat. Squidward memenuhi frame dan dia tampak sangat ketakutan. Layar berfokus pada kerumunan, dengan SpongeBob di tengah kerumunan pada frame itu, dan dia juga ikut mencemooh, sangat banyak kerumunan yang tidak menyukainya. Meskipun itu bukanlah hal yang paling aneh. Apa yang aneh adalah semua orang memiliki mata yang telihat begitu nyata. Sangat rinci. Jelas itu bukan mata manusia asli, tapi ada sesuatu yang lebih nyata daripada gambar yang dihasilkan komputer. Pupil mereka berwarna merah. Beberapa dari kami saling memandang satu sama lain, terus terang karena kami kebingungan, tapi karena kami bukan penulis, kami belum bisa memutuskan apakah ini layak atau tidak untuk ditonton anak-anak.

Kemudian scene memperlihatkan Squidward yang sedang duduk di tepi tempat tidurnya, dia tampak sangat sedih. Pemandangan dari jendela kapal di kamarnya memperlihatkan langit malam, jadi scene itu tidak lama setelah konsernya. Bagian yang mengganggu adalah pada titik ini tidak ada suara yang terdengar. Benar-benar tidak ada suara. Bahkan tidak ada suara yang keluar dari speaker di dalam ruangan. Seolah-olah speaker telah dimatikan, meskipun status menunjukkan speaker masih bekerja dengan sempurna. Dia hanya duduk di sana, berkedip, dalam keheningan ini selama sekitar 30 detik, kemudian dia perlahan-lahan mulai terisak. Dia menempelkan kedua tangannya (tentakel) di kedua matanya dan menangis selama lebih dari satu menit, kemudian suara yang nyaris tak terdengar mulai terdengar dengan sangat pelan di latar belakang. Itu terdengar seperti suara angin yang berhembus dengan pelan di hutan.

Layar perlahan-lahan mulai men-zoom wajahnya. Perlahan yang kumaksud adalah kalian hanya bisa menyadarinya jika kalian melihat frame itu selama 10 detik secara terpisah melalui sisi demi sisi. Tangisannya terdengar semakin keras, lebih dipenuhi oleh rasa sakit hati dan kemarahan. Layar kemudian sedikit berkedut, seolah-olah dia berputar, selama sepersekian detik kemudian kembali normal. Suara hembusan angin yang melewati pohon dengan suara yang pelan terdengar lebih keras dan semakin keras, seolah angin badai sedang terjadi di suatu tempat. Bagian yang menakutkan adalah suara ini, dan Squidward terisak-isak, suara itu terdengar begitu nyata, seolah suara itu tidak berasal dari speaker tapi berasal dari tempat lain. Sepertinya suara ini adalah suara terbaik yang ada di studio ini, tapi mereka tidak memiliki peralatan yang baik untuk menghasilkan suara yang berkualitas seperti suara ini.

Selain suara angin dan isakan tangisnya, terdengar suara lain yang sangat samar, sesuatu yang terdengar seperti suara tawa. Suara itu datang pada jangka waktu yang aneh dan tidak bertahan lebih dari sedetik, sehingga kalian memiliki waktu yang sulit untuk menjelaskan suara apa itu sebenarnya (kami menyaksikan episode ini sebanyak dua kali, jadi aku minta maaf jika aku menjelaskan suara itu terlalu spesifik, tapi aku telah mempunyai waktu untuk memikirkan ini). Setelah 30 detik dari hal ini, layar menjadi kabur dan berkedut dengan kasar dan sesuatu melintas di layar, seolah ada satu frame yang telah digantikan.

Pimpinan animation editor menghentikannya sejenak dan memutarnya kembali frame demi frame. Apa yang kami lihat sungguh mengerikan. Itu adalah foto dari seorang anak kecil yang sudah mati. Usia anak lelaki itu mungkin tidak lebih dari 6 tahun. Wajahnya telah terkoyak dan berlumuran darah, salah satu matanya tergantung keluar dari lubang matanya. Dia hanya mengenakan pakaian dalam, perutnya terbelah dan isi perutnya tergeletak di sampingnya. Dia tergeletak di atas trotoar.

Bagian yang paling mengganggu adalah bahwa terlihat bayangan si pemotret. Tidak ada rekaman kejahatan, tidak ada tanda atau bukti, dan sudut itu benar-benar mati untuk dirancang menjadi suatu bukti. Tampaknya si pemotret adalah orang yang bertanggung jawab atas kematian anak itu. Tentu saja kami merasa ngeri melihat pemandangan ini, tapi kemudian kami menekan tombol on kembali, berharap bahwa itu hanyalah suatu lelucon yang cukup gila.

Layar menampilkan Squidward kembali, dia masih terisak, lebih keras dari sebelumnya, dan setengah tubuhnya di tampilkan pada frame. Sekarang, ada darah yang mengalir dari kedua matanya. Darah itu juga dibuat dalam gaya yang lebih nyata, seolah-olah kalian bisa menyentuh darah itu dan kalian akan melihatnya di jari kalian. Sekarang, suara angin itu terdengar seperti badai yang sedang mengamuk di hutan; bahkan terdengar suara ranting patah. Suara tawa bariton yang mendalam, itu muncul pada interval yang lebih lama dan muncul semakin sering. Setelah sekitar 20 detik, layar kembali aneh dan menunjukkan frame yang menampilkan foto tunggal.

Editor merasa enggan untuk memutarnya kembali, begitu juga dengan kami semua, tapi dia tahu bahwa dia harus melakukannya. Kali ini foto yang muncul menampilkan seorang gadis kecil, usianya tidak beda jauh dengan anak pertama. Dia tergeletak dengan posisi tertelungkup, penjepit rambutnya berada di dalam genangan darah di sampingnya. Mata kirinya keluar dari rongga matanya, seluruh tubuhnya telanjang kecuali celana dalam. Isi perutnya ditumpuk di atas punggungnya bersama luka sayatan di sepanjang punggungnya. Sekali lagi, mayat gadis itu berada di atas jalan dan bayangan si pemotret terlihat, ukuran dan bentuknya sangat mirip dengan yang ada di foto pertama. Aku harus menahan rasa ingin muntahku dan satu pemagang lainnya, yang satu-satunya perempuan di ruangan itu, berlari keluar. Kemudian kami memutuskan untuk melanjutkan sisa dari episode itu.

Sekitar 5 detik setelah foto kedua muncul, Squidward terdiam, begitu juga dengan semua suara, itu terlihat seperti ketika adegan ini dimulai. Dia menurunkan tentakelnya ke bawah dan kedua matanya sekarang menjadi sangat begitu nyata, seperti yang ada di adegan lainnya di permulaan episode ini. Matanya berdarah, memerah, dan berdenyut. Dia hanya menatapi layar, seolah-olah dia menatap kepada para penonton. Setelah sekitar 10 detik, dia mulai menangis, kali ini dia tidak menutupi matanya. Suaranya sangat keras dan menusuk di telinga, dan yang paling menakutkan dari semua ini adalah tangisannya bercampur dengan suara teriakan.

Air mata dan darah yang menetes di wajahnya mengalir dengan deras dari kedua matanya. Suara angin kembali terdengar, dan begitu juga dengan suara tawa yang mendalam, dan kali ini foto muncul sebanyak 5 frame.

Animator berhasil menghentikannya pada foto keempat dan mulai memutar ulang. Kali ini yang ada di foto itu adalah seorang anak laki-laki, kira-kira dengan umur yang sama, tapi kali ini adegannya berbeda. Isi perutnya hanya ditarik keluar dari luka yang ada di perutnya oleh satu tangan besar, mata kanannya keluar dan tergantung, darah tampak menetes darinya. Animator kemudian melanjutkannya. Ini sulit dipercaya, tapi yang selanjutnya cukup berbeda, tapi kami tidak tahu apa yang harus kami katakan. Dia melanjutkan ke foto selanjutnya, masih sama. Dia kembali pada foto yang pertama dan memutarnya dengan lebih cepat dan aku tidak mampu menahan rasa mualku. Aku muntah di lantai, editor animasi dan suara terengah-engah melihat apa yang ada layar. 5 frame itu seolah-oleh bukan 5 foto yang berbeda, seolah-olah itu adalah frame dari satu video. Kami melihat tangannya perlahan terangkat, kami melihat mata anak itu terfokus padanya, kami bahkan melihat dua frame dari anak itu, matanya mulai berkedip.

Pimpinan editor suara mengatakan kepada kami untuk menghentikan episode ini, dia harus memanggil sang pencipta untuk melihatnya. Mr. Hillenburg tiba dalam waktu sekitar 15 menit. Dia merasa bingung kenapa dia dipanggil, sehingga editor hanya melanjutkan episode itu. Setelah beberapa frame diperlihatkan, semuanya berteriak, semua suara kembali berhenti. Squidward hanya menatap kepada para penonton, seluruh frame dipenuhi oleh wajahnya, selama sekitar 3 detik. Adegan dengan cepat berganti dan terdengar suara yang mendalam, yang mengatakan "LAKUKAN" dan kami melihat di salah satu tangan Squidward memegang pistol. Dia dengan segera memasukkan pistol di tangannya ke dalam mulutnya dan menarik pelatuknya. Darahnya tampak begitu nyata dan otaknya menyemburi dinding di belakangnya, dan tempat tidurnya, dan dia terjatuh karena tembakan itu. 5 detik terakhir dari episode ini menunjukkan tubuhnya yang berada di tempat tidurnya, tepatnya di sampingnya, salah satu matanya tergantung keluar di atas sisa kepalanya yang tergeletak di atas lantai, dia menatap ke layar dengan tatapan kosong. Kemudian episode ini berakhir.

Mr. Hillenburg dengan terus terang marah melihat semua ini. Dia meminta untuk diberitahu apa yang sedang terjadi. Sebagian orang meninggalkan ruangan pada saat ini, jadi hanya beberapa dari kami yang menontonnya lagi. Melihat episode itu dua kali hanya membuatku selalu memikirkannya dan menyebabkanku mengalami mimpi buruk yang mengerikan. Aku minta maaf, tapi semua ini harus segera berakhir.

Satu-satunya teori yang kami bisa pikirkan adalah file telah diedit oleh seseorang yang berasal dari tim penggambar di studio ini. Kepala teknologi dipanggil untuk menganalisa apa yang sebenarnya terjadi. Hasil analisis file menunjukkan itu telah diedit dengan materi baru. Namun, informasi waktu menunjukkan hanya 24 detik sebelum kami mulai menontonya. Semua peralatan yang terlibat diperiksa apakah perangkat lunak dan perangkat keras mengalami kerusakan, seolah-olah alat informasi waktu mungkin mengalami kerusakan dan menunjukkan waktu yang salah, tapi ketika semuanya diperiksa semuanya baik-baik saja. Kami tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dan pada hari ini tak ada satupun orang yang mengetahuinya.

Kemudian penyelidikan pun dilakukan untuk menganalisis foto-foto itu, tapi penyelidikan itu tidak membuahkan hasil. Tidak ada anak yang teridentifikasi dan tidak ada petunjuk yang cukup untuk dikumpulkan dari data yang terlibat atau petunjuk dari fisik di dalam foto-foto itu. Aku tidak pernah percaya pada fenomena yang tidak bisa dijelaskan sebelumnya, tapi sekarang aku mengalaminya dan itu tidak bisa membuktikan hal apa pun, aku berpikir dua kali tentang hal-hal ini.

Translator: Gugun Reaper

Source: Creepypasta Wiki