Minggu, 02 Juli 2017

Please Come

Di kota kecil Maryland, hiduplah seorang anak laki-laki yang berumur lima belas tahun. Suatu hari setelah pulang dari sekolah, dia langsung duduk di depan komputernya. Dia menyalakannya dan masuk ke aplikasi pesan instan, dan kemudian dia terkejut karena mendapatkan pesan dari salah satu teman sekelasnya, yang tidak hadir pada hari itu.



Pesan itu terdiri dari dua kalimat; "kumohon datanglah." Karena bingung, anak itu membalas pesan yang diterimanya, bertanya pada temannya kenapa dia tidak hadir pada hari itu. Setelah dia mengirimkan pesan dan menunggu selama lima belas menit tanpa respons, dia memutuskan untuk menaiki sepedanya dan menuju ke rumah teman sekelasnya. Itu adalah perjalanan yang singkat, hanya memakan waktu sekitar lima menit.

Ketika dia sampai di rumah teman sekelasnya, dia menyadari bahwa pintu rumah temannya tidak dikunci. Di dalam sana, banyak darah yang sudah mengering berceceran di dinding dan lantai, dan sesosok mayat yang tak dapat dikenali terduduk di dinding yang jauh. Tangan dan kakinya hilang, dan terlihat garis darah di atas lantai dari mayat itu dan dia kemudian memasuki dapur. Anak itu menutup pintu dengan keras, dan segera menghubungi 911 dari ponselnya.

Ketika polisi tiba, mereka menemukan tiga mayat, dan juga jejak kaki yang menjauh dari rumah itu yang berasal dari pintu belakang. Laporan forensik menyimpulkan bahwa seluruh anggota keluarga, yang terdiri dari teman sekelas anak laki-laki itu dan kedua orang tuanya, telah dibunuh di beberapa malam sebelumnya.

Translator: Gugun Reaper

Source: Creepypasta Wiki