Sabtu, 08 Juli 2017

Bagaimana Bayi Lahir?

Malam itu, sebelum tidur Lely memeriksa pekerjaan rumah para muridnya. Guru Biologi SD itu tersenyum sambil melihat tulisan tangan para siswanya. PR yang dia berikan pada murid-muridnya adalah "Bagaimana Bayi Lahir?", dengan maksud membuka wawasan mereka terhadap proses reproduksi manusia, sekaligus melihat sejauh mana pengetahuan mereka mengenai hal itu.



"Bagaimana Bayi Lahir: Jika pria dan wanita berciuman, maka si wanita akan mengandung," tulis seorang murid yang kontan saja mengundang senyum sang guru.

"Bagaimana Bayi Lahir: Kata ibu, jika laki-laki dan perempuan tidur bersama, perempuan itu akan hamil," tulis murid yang lain.

Sang guru memeriksa satu demi satu pekerjaan para muridnya, dengan berbagai jawaban dari yang konyol sampai yang aneh. Semua jawaban itu dibaca olehnya.

"Lumayan juga mereka, kelihatannya orang tua mereka berhasil mengajarkan dasar-dasarnya..." ujar sang guru sambil tersenyum. Dia pun terus membaca, sampai di satu pekerjaan milik murid laki-laki yang terkenal pendiam di kelas...

"Ini pekerjaan Axel? Biasanya dia pendiam, aku tidak menyangka dia menulis sepanjang ini..." pikir sang guru.

"Bagaimana Bayi Lahir: Untuk membuat bayi, biasanya ayah dan ibu akan masuk ke kamar..."

"Tidak buruk," kata Lely.

"Setelah itu akan terdengar suara ribut di kamar..."

"Apa anak ini mengamati orang tuanya?" pikir Lely.

"Kemudian mereka mengumpulkan organ-organ yang mereka sukai..."

"Eh?"

"Bayi yang ingin mereka buat, memakai mata dari wanita penjaga toko di dekat rumah. Telinga dari pembantu kami, mulut dari mahasiswi yang manis di sebelah rumah. Juga banyak bahan-bahan lagi yang tidak kuingat."

"Ini bercanda, kan? Mungkin Axel memang memiliki imajinasi yang kuat."

"Untuk menghidupkannya, mereka akan membaca kitab aneh, lalu bayi itu akan bergerak dan menangis."

Lalu keesokan harinya bayi itu sudah tidak ada, dan ibu akan mengajakku berbelanja. Aku senang saat mereka membuat bayi..."

Sampai di sini, Lely merasa sedikit ketakutan. Namun dia mencoba untuk melawan ketakutannya, dan melanjutkan membaca tugas itu...



"Oh iya, ayah mengatakan ibu guru memiliki hidung yang indah... Apa ibu guru mau, menjadi bahan untuk bayi yang baru?"

Original Author: Venzuu