Sabtu, 10 Juni 2017

Aka Manto


Aka Manto atau Mantel Merah adalah urban legend Jepang tentang hantu yang memasuki toilet wanita. Dia tampak mengenakan jubah merah dan topeng putih, penampilannya pun tampak begitu menarik sehingga para korban tidak mampu melawannya.

Aka Manto bersembunyi di bilik terakhir, ketika ada seseorang yang memasuki bilik toilet, dia akan melangkah keluar dan bertanya "Mana yang kau pilih, Jubah Merah atau Jubah Biru?"

Jika kau memilih Jubah Merah dia akan menggorok atau memotong lehermu sehingga darahmu mengalir ke seluruh tubuhmu dan tubuhmu akan dipenuhi darah. Tubuhmu akan tampak seperti memakai mantel merah. Jika kau memilih Jubah Biru, dia akan mencekikmu sampai wajahmu berubah menjadi warna biru pucat sampai kau mati lemas. Jika kau menanyakan selain kedua warna tersebut lantai akan terbuka dan tangan akan menarikmu ke dalam neraka.



Pasta

Seorang gadis meminta izin kepada gurunya untuk pergi ke toilet tetapi sesampainya di sana, dia mendengar suara yang mengatakan, "Haruskah kita mengenakan mantel merah?" Setelah itu dia ketakutan dan berlari dengan celana jeans yang masih di bawah lututnya. Dia menceritakan kepada gurunya apa yang dia dengar dan sang guru memanggil polisi.

Polisi tiba di sekolah dan seorang polisi wanita pergi ke kamar mandi sementara rekan pria menunggu di luar. Dia juga mendengar suara yang sama yang menanyakan "Haruskah kita mengenakan mantel merah?" Polisi pria itu mendengarnya di pintu, dan mendengar jawaban. "OK. Pakai yang itu!" Tiba-tiba jeritan keras terdengar, diikuti bunyi gedebuk. Polisi pria itu bergegas memasuki toilet kemudian membuka pintu toilet, dia menemukan rekannya tergeletak mati di lantai. Dengan kepala telah dipotong dan darah di pakaian membuatnya seolah-olah tampak seperti dia mengenakan mantel merah.

Di Jepang, hantu pembunuh ini dikenal bervariasi seperti "Aka manto", "Ao manto" atau "Aka hanten", "Ao hanten". Beberapa orang mengatakan bahwa Jubah Merah adalah seorang pemuda tampan, setiap gadis yang melihatnya pasti akan langsung jatuh cinta. Ketampanannya itu begitu kuat sehingga dia harus menyembunyikan wajahnya di balik topeng putih. Pada suatu hari, dia menculik seorang gadis muda yang cantik dan dia tidak pernah terlihat lagi.

Pencerita: Gugun Reaper